Genjot Penjualan, Antam Gencar Buka Butik Emas

Untuk meningkatkan penjualan emas perseroan, PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) akan membuka sebanyak lima outlet butik emas logam mulia hingga akhir tahun ini. Langkah ini dilakukan sebagai strategi ekspansi perseroan untuk menjangkau lebih banyak konsumen retail di Indonesia, khususnya Jakarta. “Sampai dengan akhir tahun 2013, ANTAM, melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM), akan membuka 5 outlet butik emas logam mulia di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Palembang.” kata Direktur Keuangan ANTM, Djaja Tambunan di Jakarta, Rabu (9/10).

Pembukaan beberapa outlet tersebut, sambung dia, dilakukan untuk mempermudah konsumen emas logam mulia perseroan dalam melakukan transaksi pembelian yang baik dan nyaman. Kelima butik logam mulia tersebut juga untuk meningkatkan cakupan penjualan emas logam mulia yang saat ini masih dilayani di tiga lokasi yaitu Pulogadung-Jakarta, Surabaya dan Makassar.

Baru saja, kata dia, pihaknya membuka butik emas logam mulia pertama yang berlokasi di Gedung Aneka Tambang, Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Rencananya, pada tahun 2014 perseroan akan membuka 5-10 outlet butik emas logam mulia di berbagai kota di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk lebih meningkatkan ekspansi penjualan emas ke konsumen retail.

Diketahui, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) saat ini tengah fokus pada pengembangan usaha proyek hilir untuk mengoptimalkan komoditas inti yang diproduksi perseroan seperti nikel, emas, dan bauksit. Untuk komoditas emas misalnya, selain berfokus pada pencarian cadangan baru, pihak manajemen mengaku akan terus menjajaki berbagai kesempatan yang muncul.

Pada awal Juni 2013, perseroan disebut sebut telah mengantongi persetujuan untuk memperpanjang izin pinjam pakai kawasan hutan untuk komoditas emas di Jawa Barat hingga 2021. Wilayah tersebut tercatat memiliki tingkat produksi sekitar 3 ton per tahun. Selain itu, perseroan juga tengah melakukan berbagai persiapan untuk dapat merealisasikan kegiatan eksplorasinya di Myanmar. Rencananya, pada tahap awal, perseroan akan fokus pada komoditas tambang emas di wilayah tersebut.

Pihaknya mencatat, jumlah cadangan dan sumber daya emas yang dimiliki perseroan saat ini sebesar 9,4 juta dmt. Sementara cadangan dan sumber daya nikel sebesar 825,3 juta wmt dan bauksit mencapai 473,8 juta wmt. Untuk komoditas emas, saat ini perseroan mengoperasikan tambang emas Pongkor di Jawa Barat dan Cibaliung di Banten, dengan tingkat produksi per tahun sekitar 3 ton. Selain itu, ANTAM juga memiliki 25% PT Nusa Halmahera Minerals yang mengoperasikan tambang emas Gosowong di Maluku Utara. (lia)

BERITA TERKAIT

Genjot Investasi dan Ekspor, IKTA Dipacu Perdalam Struktur

NERACA Jakarta – Industri Kimia, Tektsil, dan Aneka (IKTA) merupakan kelompok sektor manufaktur yang berkontribusi signfikan terhadap Produk Domestik Bruto…

Zurich Buka Agen di Yogyakarta dan Jateng - Minat Asuransi Meningkat

NERACA Yogyakarta -Perluas penetrasi pasar asuransi di dalam negeri, perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia Zurich membuka kantor keagenan keduanya…

Diskop Bekasi Buka Pelatihan Wiraswasta Baru

Diskop Bekasi Buka Pelatihan Wiraswasta Baru NERACA Cikarang, Bekasi - Dinas Koperasi (Diskop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bekasi,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Semen Baturaja Terbitkan MTN Rp 400 Miliar

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk atau (SMBR) menerbitkan surat hutang (MTN) senilai Rp400 miliar dengan jangka waktu selama tiga tahun…

Pelanggan Diminta Registrasi Nomor Prabayar

Telkomsel mengimbau pelanggan untuk segera melakukan registrasi nomor prabayar yang divalidasi sesuai dengan data kependudukan yang berlaku. Batas akhir masa…

BEI Resmikan Galeri Investasi di Untan

Direktur Pengembangan Bisnis PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Nicky Hogan meresmikan galeri investasi BEI di Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Untan)…