Pefindo Sematkan Peringkat Japfa A+

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan peringkat PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dan obligasi berkelanjutan I JPFA dari idA menjadi idA+, dengan prospek perusahaan stabil.

Analis Pefindo Mega Dwitya Nugroho dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (9/10) mengatakan, dinaikkannya peringkat tersebut didukung meningkatnya pendapatan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir, “Hal itu telah memungkinkan perusahaan mempertahankan posisi pasarnya yang kuat di bisnis perunggasan yang prospektif,”ujar dia.

Dia menjelaskan, peringkat itu mencerminkan posisi pasar perseroan yang kuat di industri perunggasan, level integrasi operasi dan diversifikasi fasilitas produksi yang baik dan proteksi arus kas serta likuiditas yang relatif kuat.

Kendati demikian, peringkat tersebut dibatasi struktur permodalan yang moderat dan adanya eksposur pada volatilitas harga bahan baku maupun fluktuasi nilai tukar. Japfa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perunggasan, yaitu produksi pakan unggas, pembibitan ayam dan peternakan ayam komersial. Selain itu, perseroan juga memiliki bisnis di bidang budidaya perairan dan peternakan sapi.

Saat ini, perseroan memiliki 14 pabrik pakan ternak, 50 unit pembibitan ayam dan 22 pusat penetasan telur. Per akhir semester I/2013, saham perseroan sebanyak 57,5% dimiliki Japfa Holding Pte Ltd, publik sekitar 42,3% dan sisanya 0,2% merupakan saham treasuri. (bani)

BERITA TERKAIT

Fitch Rating Beri Peringkat AAA Obligasi XL

NERACA Jakarta – Lembaga pemeringkat PT Fitch Ratings Indonesia menetapkan peringkat nasional jangka panjang AAA (idn) atas penerbitan obligasi PT XL Axiata…

Masuk Obligasi Gagal Bayar - Pefindo Tarik Rating Express Trasindo Utama

NERACA Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menarik peringkat PT Express Transindo Utama Tak (TAXI) dan Obligasi I/2014 sesuai…

Terbitkan Obligasi Rp 800 Miliar - PPRO Raih Peringkat BBB+ dari Fitch Ratings

NERACA Jakarta -PT Fitch Ratings Indonesia menetapkan outlook stabil dan peringkat nasional jangka panjang BBB+(idn) untuk obligasi yang diterbitkan PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Fajar Surya Wisesa Melesat 136,1%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,405 triliun atau naik 136,1% dibanding periode…

Lagi, Comforta Raih Top Brand Award

Di awal tahun 2019 ini, Comforta Spring Bed kembali meraih penghargaan Top Brand Award. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin,…

BPD Bank Kalsel Rencanakan IPO di 2020

Bila tidak ada aral melintang, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan atau Bank Kalsel rencanakan melakukan penawaran umum saham perdana…