Pefindo Beri Peringkat AA- AKR Corporindo

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) kembali mendapatkan peringkat AA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi I/2012 dengan prospek perusahaan stabil. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Analis Pefindo Rian Abdi Gunawan mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan permintaan yang stabil terhadap bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia dan pertumbuhan volume penjualan BBM perusahaan yang stabil dalam jangka panjang. Selain itu, jaringan infrastruktur logistik yang luas.

Kendati demikian, peringkat tersebut dibatasi resiko yang dihadapi perusahaan dalam pengembangan lahan baru di proyek kawasan industri dan pelabuhan terpadu serta resiko volatilitas harga maupun penurunan dalam industri pertambangan sebagai konsumen utama perusahaan.

AKRA merupakan perusahaan yang memilki bisnis inti di bidang distribusi dan perdagangan BBM maupun kimia dasar di Tanah Air. Melalui sejumlah anak perusahaannya, juga terlibat dalam bidang usaha logistik, pabrikan, pertambangan batu bara, pengembang kawasan industri dan jasa pelabuhan.

Per akhir Juni 2013, saham perseroan dimiliki PT Arthakencana sebanyak 58,8%, manajemen perusahaan 0,6%, publik mencapai 40,6% dengan kepemilikan masing-masing di bawah 5%. (bani)

BERITA TERKAIT

Lippo Karawaci Buyback Saham Rp 75 Miliar

Menjaga stabilitas harga saham di tengah kondisi pasar yang lesu, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) akan mengalokasikan dana sebanyak-banyaknya Rp…

Suparma Bukukan Laba Bersih Rp 131 Miliar

Di tahun 2019, PT Suparma Tbk (SPMA) membukukan laba bersih Rp 131 miliar atau tumbuh 59,31% dibandingkan tahun sebelumnya Rp…

Laba Toba Bara Sejahtera Turun 29,75%

Lesunya bisnis sektor pertambangan mempengaruhi kinerja keuangan PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA). Meskipun berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 19,86%…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…