Haus Informasi Pendidikan Tinggi Luar Negeri - Pelajar Banjiri WEEI 2013

NERACA

Antusiasme pelajar Indonesia terkait pendidikan tinggi di luar negeri terlihat dalam kegiatan World Education Expo Indonesia 2013 yang digelar beberapa waktu lalu di di Balai Kartini, Jakarta. Sekitar 8 ribu pelajar dari 60 SMA di Jabodetabek membanjiri ajang perdana tersebut.

Head of World Education Expo Indonesia Stephanie Riadi menuturkan, mutu pendidikan Indonesia tidak kalah bagus dengan pendidikan tinggi di luar negeri. Namun, pengenalan perguruan tinggi asing kepada para pelajar bisa memperluas pilihan mereka dalam melanjutkan pendidikan tinggi kelak. “Siswa Indonesia memiliki minat yang cukup besar untuk masuk ke kampus di luar negeri,” kata dia

Berdasarkan data Pusat Data dan Statistik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), siswa SMA yang melanjutkan ke luar negeri mencapai 84.000 pada tahun 2011. Dan Kementrian Pendidikan juga mendukung program ini, Tercatat, 5 negara tujuan utama mereka untuk melanjutkan pendidikan adalah Singapura, Australia, Malaysia, Tiongkok dan AS.

Lebih lanjut Sthephanie mengatakan bahwa kegiatan yang di ikuti oleh 100 universitas dari 20 negara, mulai dari Singapura, United Kingdom, Australia, negara-negara Eropa, Korea, hingga Mesir ini terselenggara karena melihat adanya kebutuhan para pelajar Indonesia terhadap informasi pendidikan di luar negeri.

"Biasanya yang sering mereka dengar hanya beberapa universitas saja padahal ada banyak universitas yang belum mereka kenal. Misalnya Mesir. Jika dilihat dari data yang ada, hasilnya cukup mengejutkan, ternyata banyak pelajar Indonesia yang kuliah di Mesir. Selama ini memang banyak tapi mungkin kita tidak tahu. Maka kami ajak perwakilan dari Mesir, yaitu Mansoura University untuk mengenal lebih jauh tentang pendidikan di sana," papar dia.

Dalam ajang ini para peserta yang diundang berasal dari 60 sekolah, baik negeri maupun swasta unggulan dan berpotensi untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. Mulai dari BPK Penabur, SMAN 34 hingga sekolah internasional, seperti Sekolah Pelita Harapan (SPH) maupun Springfield International School.

"Berbeda dengan expo lain, kami menyediakan bus untuk menjemput mereka. Ini jadi bagian dari kegiatan sekolah dan memfasilitasi sekolah kecil, seperti Springfield untuk mengadakan pameran," jelas Stephanie.

Di sini para pelajar bukan hanya melihat pameran, tapi juga punya kesempatan mendapatkan beasiswa. Sementara informasi yang tersedia di pameran ini tidak hanya untuk program sarjana, tetapi juga program Master. Di dalam pameran ini, peserta juga bisa mengikuti tes beasiswa yang digelar oleh sejumlah negara atau universitas. Contohnya adalah Korean Scholarship Testing untuk memperoleh beasiswa di Korea, atau Scholarship Testing untuk Canadian Tourism College Philippines.

“Pameran ini juga menghadirkan beberapa lembaga pendidikan asing, seperti Nuffic Neso, Study Rusia, Campus France, Education Malaysia, serta Education USA. Peserta dapat bertanya segala hal terkait pendidikan di negara yang diminati, seperti pengurusan visa pelajar, komunitas Indonesia di luar negeri, bahkan cara beradaptasi di negara tujuan,” tambahkan Stephanie

BERITA TERKAIT

Peduli Dunia Pendidikan - BRM Bantu Program Comdev SDN Dharmasraya

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada dunia pendidikan, PT Bukit Raya Mudisha (BRM) menyerahkan…

KPK: Transaksi Tunai Bernominal Tinggi Picu Kasus Suap

KPK: Transaksi Tunai Bernominal Tinggi Picu Kasus Suap NERACA Jakarta - Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Syarif Hidayat, mengatakan…

Menteri Luar Negeri - Indonesia Akan Terus Bersama Palestina Sampai Merdeka

Retno Marsudi Menteri Luar Negeri Indonesia Akan Terus Bersama Palestina Sampai Merdeka Padang - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Peran Ibu Tak Akan Tergantikan dengan Teknologi

    Peranan ibu dalam mendidik anak tidak dapat digantikan oleh kemajuan teknologi seperti pada era digital saat ini, kata…

Pendidikan untuk Si Kecil di Era Teknologi

      Pada era millenial seperti saat ini, teknologi digital menjadi realitas zaman yang tidak dapat dihindari. Seiring perkembangan…

Mengapa Anak Usia 7 Tahun Ideal Masuk SD

    Selain kemampuan intelektual, kesiapan mental anak juga harus dipertimbangkan dalam aktivitas kegiatan belajar di jenjang pendidikan Sekolah Dasar…