CIMB Niaga Tawarkan Produk Transaksional

Geber Simpanan Giro

Rabu, 09/10/2013

NERACA

Jakarta - Di tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil, serta strategi perbankan dalam mengejar dana murah, PT Bank CIMB Niaga Tbk terus meningkatkan simpanan gironya. Per 30 Juni 2013, CIMB Niaga berhasil meningkatkan perolehan gironya sebesar 13% menjadi Rp32,91 triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2012 sebesar Rp29,22 triliun.

Hendra Lembong, Chief Transaction Banking Officer CIMB Niaga mengatakan, giro merupakan salah satu produk yang tidak bisa berdiri sendiri, yang memerlukan produk-produk pendukung yang dapat membantu transaksi operasional nasabah. Untuk itu, CIMB Niaga telah mengembangkan sejumlah produk dan layanan yang dapat membantu nasabah, dengan benefit-benefit yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.

“CIMB Niaga menawarkan kepada nasabah giro, produk-produk transaksional seperti Cash Management, Trade Finance, forex/FX (jual beli valuta asing), Merchant, dan CIMB@Work, melalui jaringan kantor CIMB Niaga yang tersebar di Tanah Air. Selain itu, kami juga menawarkan nasabah produk bundling diantara produk-produk transaksional tersebut, sehingga nasabah bisa mendapatkan benefit sesuai dengan kebutuhannya. Faktor-faktor itulah yang menjadi kunci dari pertumbuhan giro CIMB Niaga,” kata Hendra di Jakarta, kemarin.

Menurut Hendra, produk CASA (current account savings account), khususnya giro merupakan produk yang sangat penting dalam meningkatkan bisnis bank, terutama untuk meningkatkan low cost fund. Ditengah persaingan industri perbankan saat ini dalam mengejar dana murah, kunci utama dalam mendongkrak pertumbuhan giro adalah bagaimana memahami kebutuhan nasabah.

CIMB Niaga, dalam hal ini, berupaya untuk menawarkan solusi transaksional serta benefit-benefit lainnya yang bisa dimanfaatkan nasabah, baik nasabah perusahaan maupun nasabah individu. “Apa yang kami tawarkan, tentunya telah melihat kebutuhan dari nasabah-nasabah kami. Mereka bisa memilih mana yang bermanfaat bagi mereka,” kata Hendra.

Saat ini, nasabah korporasi masih mendominasi simpanan giro di CIMB Niaga. Per 30 Juni 2013, dari total simpanan giro CIMB Niaga, sekitar 95% merupakan nasabah korporasi, sisanya berasal dari nasabah ritel/perorangan. Sedangkan untuk jenis giro, 70% simpanan berdenominasi rupiah, adapun 30% merupakan giro valuta asing (valas).

Hendra sendiri optimistis, beragam produk transaksional serta layanan yang ditawarkan CIMB Niaga, ke depannya mampu terus meningkatkan pertumbuhan giro CIMB Niaga. [rin]