Bidik Pasar Surabaya, APLN Buka Cabang

NERACA

Jakarta –Melesatnya pertumuhan ekonomi Surabaya di Jawa Timur menjadikan peluang pasar yang menjanjikan, khususnya untuk bisnis properti. Maka atas dasar itulah, perusahaan properti PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mulai merambah pasar Surabaya Jawa Timur dengan membuka kantor cabang.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (7/10).

Vice President Coorporate Marketing APLN, Indra W Antono mengatakan, salah satu alasan perseroan merambah Surabaya karena berapa pembeli di sejumlah proyek sejumlah properti yang dikembangkan Agung Podomoro Group. Selain itu, untuk mendekatkan dengan konsumen di wilayah ini dibuka kantor pemasaran di Surabaya.

Dia menjelaskan, konsumen APLN dari wilayah Jawa Timur sekitar 30% dari total penjualan APLN. \"Jadi dengan kehadiran kami di sini, kami ingin mendekatkan diri ke konsumen. Jadi konsumen tidak harus datang langsung ke proyek-proyek properti kami,”ujarnya.

Menurutnya, penetrasi pasar ke wilayah Surabaya ini tidak lepas dari pengembangan lima proyek prestisius di Metro Park, Jakarta, Vimala Hills Resort di Kawasan Bogor, Borneo Bay Superblok di Balikpapan dan Orchad Park di Batam.

Dengan adanya kantor pemasaran ini, setidaknya warga Surabaya dan Jatim ingin mendapatkan informasi soal properti tidak harus datang ke Jakarta. APLN berharap, pembukaan kantor cabang di Surabaya yang menggandeng agen penjualan properti, Pro/Max, bisa lebih banyak merangkul konsumen Jatim bahkan Indonesia Timur.\"Ini hanya kantor marketing cabang kami, tapi kami belum membangun produk di Jatim, tapi minat. Untuk melakukan pengembangan di Jatim memang ada, tapi belum sekarang,”paparnya.

Khusus untuk Surabaya, APLN juga menggandeng agen penjualan properti Pro/Max. Dengan kerja sama ini diharapkan penjualan produk properti APLN di Surabaya dapat lebih meningkat.

Termasuk juga dengan dukungan perbankkan akan fasiltas kredit pemilikan rumah (KPR). Menurut Indra, seiring perkembangan teknologi dan jaringan yang dimiliki perbankkan tidak ada kendala.\"Selama ini pun kita banyak meng-handle konsumen dari berbagai daerah, dan selama persyaratan terpenuhi, perbankan yang kerja sama dengan kita untuk KPR bisa mendelegasikan ke kantor cabang yang dekat dengan konsumen untuk pengurusan administrasinya,\" pungkas dia. (bani)

BERITA TERKAIT

Jabar Buka Delapan Peluang Investasi 2018

Jabar Buka Delapan Peluang Investasi 2018 NERACA Bekasi - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Jawa Barat…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…

Syailendra Capital Bidik AUM Tumbuh 80%

NERACA Jakarta – Besarnya pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) saat ini, mendorong keyakinan bagi perusahaan manajer investasi bila pertumbuhan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Multi Bintang Bagikan Dividen Rp 1,32 Triliun

NERACA Jakarta - Masih tumbuh positifnya industri pariwisata memberikan dampak berarti terhadap penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sebagai…

Graha Layar Bakal Stock Split Saham

Guna memenuhi aturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketentuan free float saham atau jumlah saham yang beredar di publik,…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…