Jangan Sepelekan Gumoh Pada Anak

Sabtu, 12/10/2013

NERACA

Gumoh adalah muntah yang dialami pada anak bayi saat makan. Jalan anggap remeh masalah ini. Sebab, gumoh pada anak merupakan gejala gangguan pencernaan yang di sebabkan makanan.

Sekitar 40%-50% bayi akan mengalami gejala awal gangguan pencernaan. Beberapa gejala awal gangguan pencernaan tersebut di antaranya gumoh, rewel, buang angin, dan menangis tanpa. Karena, pada umumnya saluran pencernaan masih terus beradaptasi untuk mencerna asupan nutrisi hingga 6 bulan pertama di usianya.

Selain itu, enzim pada saluran cerna si kecil terkadang masih belum bekerja secara optimal untuk membantu mencerna asupan nutrisinya, seperti laktosa dan protein yang terkandung dalam makanan. “Yang lebih penting lagi, sisa makanan yang tidak tercerna akan masuk ke dalam usus besar dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada pencernaan si kecil,” kata Ahli Gastroenterologi Dr Badriul Hegar, PhD, Sp.A(K).

Menanggapi ciri awal gangguan pencernaan, para ibu sebaiknya memberikan si kecil nutrisi yang lebih mudah dicerna. Formula yang mengandung protein terhidrolisis sebagian dan rendah laktosa dapat membantu si kecil mengatasi gejala awal gangguan cerna karena lebih mudah dicerna dalam saluran cerna si kecil. Sebaiknya formula yang diberikan mengandung DHA sesuai rekomendasi ahli (FAO/WHO) untuk membantu perkembangan otak si kecil.

“Mead Johnson Indonesia sebagai sebagai perusahaan internasional terkemuka berbasis ilmiah dalam industri nutrisi bayi dan anak berkomitmen untuk mendukung manajemen gangguan pencernaan melalui berbagai inovasi, sesuai dengan misi kami untuk memberikan awal terbaik bagi kehidupan anak,” tutur Cecep Fathoni selaku External & Medical Affairs Director Mead Johnson Indonesia.