YLKI Kecam Penutupan Ngurah Rai

NERACA

Jakarta – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengecam penutupan Bandara Ngurah Rai di Denpasar, Bali. “Penutupan ini jelas merugikan hak-hak publik dan masyarakat secara luas,” kata Anggota Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi lewat pesan singkatnya kepada Neraca, Sabtu (5/10) pekan lalu.

Seperti diketahui, Bandara Ngurah Rai ditutup untuk umum saat pelaksanaan KTT APEC karena digunakan delegasi perwakilan negara-negara anggota konfrensi. Sebanyak 21 kepala negara anggota APEC dijadwalkan hadir beserta ribuan anggota delegasi lainnya. Rencananya bandara akan ditutup untuk pesawat komersil tanggal 6 Oktober karena kepala negara akan datang. Lalu pada 8 Oktober ketika kepulangan, bandara internasional itu ditutup lagi.

Tulus menjelaskan, penutupan bandara tersebut adalah perbuatan melanggar hukum dan harus dilawan. “Penutupan bandara sepanjang hari, sekalipun untuk kepentingan VVIP, adalah dilarang menurut UU Nomor 1 tahun 2010 tentang Penerbangan. Jadi penutupan bandara Ngurah Rai adalah perbuatan melanggar hukum,” kata Tulus.

Bandingkan pula, lanjut Tulus, jika Presiden SBY menghadiri KTT serupa atau G20, setelah Presiden SBY turun dari pesawat, maka pesawat Garuda yang mengangkut rombongan Presiden langsung disuruh pindah bandara. “YLKI mendesak Pemerintah agar membuka kembali bandara Ngurah Rai, dan memindahkan parkir pesawat VVIP ke bandara terdekat, seperti Lombok, Surabaya, El tari Kupang, dan lain-lain,” pungkas Tulus. [lulus]

BERITA TERKAIT

YLKI: Penyederhanaan Listrik Bebani Konsumen

NERACA Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai rencana kebijakan Kementerian ESDM yang akan menyederhanakan sistem tarif listrik dengan…

YLKI & DPR: Beban Ekonomi Kian Tinggi - RENCANA PLN MENGHAPUS GOLONGAN LISTRIK

Jakarta-Yayasan Lembaga Konsumen (YLKI) dan anggota DPR khawatir khawatir jika penghapusan golongan nonsubsidi 1.300, 2.200 VA, dan 3.300 VA menjadi…

YLKI: Kenaikan Cukai Tembakau Seharusnya Progresif

NERACA Jakarta - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan kenaikan cukai seharusnya progresif setiap tahun…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Shinta Bubu : 6 Juta UMKM akan Go Digital di 2020

NERACA Jakarta - Pertumbuhan E-Commerce di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun bahkan berpotensi menjadi ekonomi digital…

Menhub Sangkal Jual Aset Infrastruktur Negara

    NERACA   Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyangkal bahwa kerja sama infrastruktur transportasi dengan pihak swasta…

Kemenkeu Dapat Pinjaman Rp15,2 triliun - Kerjasama dengan JICA

      NERACA   Jakarta - Kementerian Keuangan dan Japan International Cooperation Agency (JICA) menandatangani dua naskah perjanjiian pinjaman…