Telkom Pastikan Layanan ICT Siap Beroperasi

Guna memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan telekomunikasi ICT dalam penyelenggaraan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Bali, 1-8 Oktober 2013. Menteri Komunikasi dan Informatika melakukan tinjauan langsung ke lapangan dan salah satunya ke PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom).

Direktur Network IT & Solutions Telkom, Rizkan Chandra menegaskan, segala persiapan infrastruktur dan layanan telekomunikasi ICT berkelas dunia untuk penyelenggaraan APEC sudah siap beroperasi, “Kita siap memberikan pelayanan telekomunikasi untuk kepentingan APEC,”ujarnya di Bali akhir pekan kemarin.

Rizkan mengungkapkan, Telkom menyediakan War Room sebagai pusat pengendalian dan operasi seluruh infrastruktur dan layanan ICT yang disediakan, “Kami telah menyediakan tim operasi yang yang akan selalu standby 24 jam untuk memantau dan melayani keluhan terkait layanan telekomunikasi,\" ujarnya.

Pihaknya berharap semua layanan dapat berjalan sebagaimana mestinya dan mampu meminimalisir kendala teknis yang muncul. War Room Telkom terdiri dari berbagai fasilitas antara lain dashboard mobile, contact center, ruang kontrol serta ruang meeting & video conference.

Kesiapan layanan ICT mendukung APEC juga disampaikan Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk (EXCL) Hasnul Suhaimi yang menyatakan, pihaknya secara khusus XL telah meningkatkan kapasitas jaringan di beberapa lokasi yang akan mendukung APEC, “Khusus di area Nusa Dua, XL telah menyiagakan 45 BTS 2G dan 51 BTS 3G. Area Nusa Dua ini juga telah secara full ter-cover 3G,”ujarnya.

Selain tempat konferensi, di kawasan ini XL juga meningkatkan coverage di hotel-hotel yang menjadi tempat menginap terkait APEC. Tidak lupa, XL juga menambah kapasitas jaringan 2G dan 3G yang sudah ada, serta menambah kapasitas transmisi. Persiapan khusus juga dilakukan XL di Bandara International Ngurah Rai, yang akan menjadi pintu masuk kedatangan para tamu APEC.

Jaringan XL di Bali telah menjangkau seluruh kecamatan yang ada. Sementara untuk layanan 3G, sudah meng-cover seluruh kabupaten/kota. Proses modernisasi jaringan XL di Bali dimulai tahun 2011 sehingga hampir semua BTS XL sudah menggunakan teknologi terbaru yang GoGreen. (bani)

BERITA TERKAIT

Optimalisasi Aset Pelabuhan untuk Layanan Logistik Energi - Sinergi Pelindo III dan Pertamina

        NERACA   Surabaya - Pelindo III dan Pertamina memulai integrasi dan pendayagunaan aset pelabuhan untuk bersama…

Teknologi EcoStruxure Schneider Electric Dorong Peningkatan Sistem Layanan Rumah Sakit Digital

Jakarta, Sistem layanan rumah sakit berada di bawah tekanan yang menuntut keberlanjutan. Dengan kegiatan operasional 24/7 dan kebutuhan energi yang…

Hasil Assessment dan Kajian - 10 Pemda Siap Terbitkan Obligasi Daerah

NERACA Jakarta –Besarnya minat pemerintah daerah menerbitkan obligasi diakui langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini dikarenakan, instrumen obligasi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PPRO Berikan Kran Air Siap Minum di Semarang

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada lingkungan, PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama…

Tawarkan IPO Rp 178 -198 Persaham - Interfood Bidik Kapasitas Produksi 10.600 Ton

NERACA Jakarta –Perusahaan produsen cokelat, PT Wahana Interfood Nusantara menawarkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO)…

Mandom Targetkan Penjualan Tumbuh 10%

Sepanjang tahun 2019, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) membidik pertumbuhan penjualan sebesar 5% hingga 10%. Hal itu ditopang pertumbuhan penjualan…