MNC Sudah Buyback 73,35 Juta Saham

PT Media Nusatara Citra Tbk (MNCN) kembali melakukan pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp9,57 miliar. Jumlah saham yang beli kembali perseroan sebanyak 3.40.8.500 lembar saham, dengan harga rata-rata per saham sebesar Rp2.808. Disebutkan, transaksi buyback dilakukan pada 1 Oktober 2013. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Tercatat sampai awal Oktober, perseroan sudah melakukan buyback saham sebanyak 73,35 juta lembar saham, dengan total nilai transaksi mencapai Rp229,85 miliar. Sebelumnya, perseroan juga telah melakukan buyback pada akhir September sebanyak 11.741.000 saham dengan harga Rp3.075/saham. Dengan demikian, total dana untuk buyback tersebut senilai Rp36,1 miliar.

Pada 19 September 2013, perseroan melakukan buyback sebanyak 20.952.000 saham dengan harga Rp3.231/saham, sehingga total nilai transaksi tersebut mencapai Rp67,7 miliar. Sementara sehari sebelumnya atau Rabu (18/9/2013), perseroan melakukan buyback sebanyak 16,935 juta saham dengan harga Rp3.159/lembar saham, sehingga total dana buyback tersebut mencapai Rp53,5 miliar.

Perseroan pada awal 16 September 2013 melakukan buyback saham sebanyak 12,235 juta lembar saham dengan harga Rp3.268/saham. Dengan demikian, total dana yang dikeluarkan perseroan pada saat buyback hari itu sebesar Rp39,98 miliar.

MNCN juga telah melakukan buyback sebanyak 8.080.500 saham dengan harga rata-rata per sahamnya sebesar Rp2.845, sehingga total dana pembelian saham buyback sekitar Rp23 miliar. Transaksi buyback itu dilaksanakan pada tanggal 28, 29 dan 30 Agustus 2013. Jika ditotal, jumlah saham yang di-buyback perseroan hingga 1 Oktober 2013 sebanyak 73,35 juta lembar saham, dengan total nilai transaksi mencapai Rp229,85 miliar. Langkah buyback ini, merujuk kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor.2/POJK.04/2013 tanggal 23 Agustus 2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Peraturan Publik Dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan (Buyback). (bani)

BERITA TERKAIT

Meski Sudah Normal, Bank Mandiri Blokir Sementara 2.670 Rekening

NERACA Jakarta-Meski memastikan layanan perbankan normal, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memblokir sementara 2.670 rekening nasabah terdampak akibat kesalahan sistem…

Bantah Kendalikan Harga Saham - Bliss Properti Siap Tempuh Jalur Hukum

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) angkat bicara soal tuduhan soal mengendalikan harga saham yang…

Otomotif - Kemenperin Optimistis Ekspor Mobil Tembus 1 Juta Unit Tahun 2025

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian optimistis jumlah ekspor mobil produksi Indonesia akan mencapai 1 juta unit pada tahun 2025. Agar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

MDRT Didorong Jadi Standard Kualifikasi Agen Asuransi Jiwa

NERACA Jakarta -- Profesi keagenan masih menjadi andalan industri asuransi jiwa mendulang pendapatan. Tak heran jika AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa…

Berkah Libur Sekolah dan Lebaran - Laba Bersih ROTI Melesat Tajam 153,82%

NERACA Jakarta – Emiten produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) membukukan kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan…

Benahi Fundamental Bisnis - KS Rencanakan Tiga Anak Usahanya Go Public

NERACA Jakarta – Minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal atau go public cukup besar, namun sayangnya dari sekian…