Buyback, Perdana Gapuraprima Kuras Rp 80 Miliar

PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) menyiapkan dana maksimal Rp80 miliar untuk melakukan buyback saham 20%. Rencananya, perseroan akan melakukan aksi tersebut mulai 3 Oktober 2013 hingga 3 Januari 2014. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, pelaksanaan transaksi pembelian saham akan dilaksanakan berdasarkan pertimbangan dari direksi perseroan dan BEI. Langkah tersebut juga mengacu pada peraturan OJK No.02/POJK.04.2013.

Perdagangan kemarin, saham kontraktor properti naik Rp4 ke Rp155 dengan volume 1.334 saham senilai Rp101,5 juta. Harga saham perseroan pada tanggal 2 September 2013 sebesar Rp142 per saham. Sedangkan pada tanggal 3 September 2013 turun menjadi sebesar Rp135 per saham.

Penurunan harga saham tersebut bukan mencerminkan kinerja perseroan yang kurang baik dan telah menghasilkan arus kas yang melebihi dari jumlah yang diperlukan dalam mempertahankan peningkatan dan pertumbuhan. Pada saat ini perseroan memiliki tingkat kewajiban hutang (leverage) yang baik, bahkan perseroan masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan leverage apabila diperlukan.

Transaksi pembelian kembali saham perseroan hanya akan dilakukan apabila hal tersebut memberikan keuntungan bagi perseroan dan para pemegang sahamnya. Perseroan tidak akan melaksanakan transaksi pembelian kembali saham perseroan bilamana berdampak negatif secara material terhadap likuiditas dan permodalan perseroan dan atau terhadap status perseroan sebagai perusahaan terbuka. Pada semester I 2013, total ekuitas perseroan mencapai Rp774,6 miliar. Laba bersih perseroan sebesar Rp225,2 miliar yang akan digunakan untuk transaksi buyback saham sebesar Rp80 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Peduli Korban Banjir di Sultra - Kementerian Pertanian Salurkan Bantuan Rp 15 Miliar

Musibah banjir yang terjadi di provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi derita bagi bangsa Indonesia, maka berangkat dari upaya meringankan beban…

BPII Terima Dividen Tunai Rp 12,99 Miliar

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar…

Bangun Pabrik di Kalimantan - Waskita Beton Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta –Danai pengembangan bisnis, yakni membangun pabrik di daerah Kalimantan,PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melakukan periode penawaran awal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Anak Usaha DEAL Bidik Kontrak Rp100 Miliar

NERACA Jakarta - Kejar pertumbuhan pendapatan lebih besar lagi, PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) melalui anak usahanya mengincar kontrak jangka…

Mayora Targetkan Penjualan Tumbuh 11,1%

Masih terjaganya daya terjaganya daya beli masyarakat menjadi optimisme pelaku industri makanan dan minuman (mamin) dan consumer goods bila tahun…

Pool Advista Finance Jajaki Terbitkan MTN

Pacu pertumbuhan pembiayaan baru, PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) terus perkuat likuiditas. Maka guna memenuhi kocek tebal tersebut, perusahaan…