Premier Qualitas Indonesia Luncurkan Premier Serenity

Jumat, 04/10/2013

NERACA

Jakarta - PT Premier Qualitas Indonesia, yang pada awalnya didirikan oleh perusahaan Les Nouveaux Constructeurs dari Perancis dan merupakan developer ternama yang telah mengembangkan sejumlah proyek dengan bangunan berkualitas prima serta desain yang bercita rasa tinggi, semakin agresif melakukan pengembangan di sejumlah lokasi. Di bulan Oktober tahun 2013 ini, PT Premier Qualitas Indonesia meluncurkan perumahan baru yakni Premier Serenity yang berada di Jl KH Agus Salim, Bekasi Utara.

Investasi yang disiapkan PT Premier Qualitas Indonesia untuk membangun Premier Serenity sebesar Rp250 miliar dan direncanakan resmi dilansir ke pasar (launching) pada bulan Oktober/ November 2013. Tommy Wong, President Director PT Premier Qualitas Indonesia mengatakan, pihaknya tetap optimis di akhir tahun 2013 ini bisnis properti tetap melaju walaupun kondisi ekonomi Indonesia sedang tertekan. “Permintaan akan rumah tetap tumbuh karena rumah adalah kebutuhan pokok. Dan menurut kami, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bagus dan suku bunga masih kondusif sehingga daya beli masyarakat tetap tinggi,” ujar Tommy.

Business Development Director PT Premier Qualitas Indonesia Hendra Purnama mengatakan, untuk proyek Premier Serenity, PT Premier Qualitas Indonesia bekerjasama dengan PT Rinjani Karya Kusuma sebagai pemilik lahan untuk membangun sebanyak 238 unit rumah dan 12 ruko komersial diatas lahan seluas 5 hektar. Seperti proyek-proyek sebelumnya, PT Premier Qualitas Indonesia, tetap akan membidik segmen market kelas menengah ke atas. Sementara Catherine Lee, Sales & Marketing Manager PT Premier Qualitas Indonesia mengatakan, “Kami membangun perumahan di kawasan Bekasi karena kami melihat kawasan Bekasi sangat potensial bagi pasar perumahan dengan segmen market kelas menengah atas.”

Beragam keunggulan dimiliki perumahan Premier Serenity. Antara lain, lokasinya sangat strategis. Yakni berdekatan dengan proyek Summarecon Bekasi yang dikembangkan PT Summarecon Agung Tbk. Selain itu juga dekat dengan stasiun kereta Bekasi yang menghubungkan Bekasi ke Jakarta. Dan perumahan Premier Serenity juga dekat dengan berbagai fasilitas pendidikan seperti sekolah Internasional BPK Penabur dan SMU 1 favorit Bekasi. ”Lokasi yang strategis membuat penghuni akan merasa nyaman tinggal di Premier Serenity,” ujar Hendra.

Ada tiga tipe rumah yang ditawarkan di perumahan Premier Serenity, yakni type Amethys (8x15 m2), type Beryl (7X15 m2) dan type Chrisolite (6X15 m2) yang dipasarkan dengan harga mulai dari Rp800 jutaan hingga Rp1,8 miliaran. Fasilitas yang akan disediakan antara lain club house, swimming pool, polder peresapan air, taman dan 12 ruko komersial. ”Keamanan perumahan yang terjaga 24 jam, serta lingkungan yang asri dan rindang, yang dikelola oleh estate management profesional, menambah kenyamanan tinggal di Premier Serenity,” ujar Catherine.

Kota Bekasi, lanjut Hendra, merupakan daerah pendukung Jakarta yang kini menjadi salah satu daerah paling menjanjikan yang menyediakan kebutuhan tempat tinggal bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Kredibilitas ekonomi dan kemampuan daerah Bekasi menjadi kota yang menjanjikan salah satunya dibuktikan dengan kemampuannya menarik para pengembang real estate untuk mengembangkan daerah Bekasi, seperti Sinar Mas Group, Agung Sedayu Group, Damai Putra Grup, dan Summarecon Agung Group.

Perkembangan tidak hanya sektor perumahan, tetapi juga sektor komersial dan industri bersama dengan semua fasilitas pendukung termasuk akses, sekolah, rumah sakit, pusat perdagangan/pusat perbelanjaan dan pasar segar. Menurut perencanaan Kota Bekasi 2012-2031, Jalan KH. Agus Salim, lokasi Premier Serenity, merupakan jenis jalan Kolektor Primer dengan lebar 18 meter. Selain itu menurut rencana akan ada jalan tol Becakayu dan gerbangnya akan dibangun 200 meter dari perumahan Premier Serenity.

Saat ini PT Premier Qualitas Indonesia juga masih memasarkan perumahan di Tangerang. Premier Park 2 di kawasan Cikokol, Tangerang, berada di jalan tembus Kota Modern dan Alam Sutera. Dari total 600 rumah dan ruko yang akan dibangun di atas lahan seluas 12 hektar, saat ini masih tersedia unit yang dipasarkan dengan harga mulai dari Rp1 miliaran.