Tips Berbisnis Taman Bermain

Sabtu, 05/10/2013

Meski anak-anak bisa bermain di lingkungan tempatnya tinggal, tapi kalau diamati lebih dalam banyak bahaya mengancam mereka ketika bermain di sekitar rumah. jika lengah mengawasi, bisa –bisa anak Anda malah akan main di jalan raya.

Ya, kekhawatiran orangtua yang mendasari kenapa lebih memilih arena bermain di mal atau di tempat lainnya, yang lebih aman bagi anak-anak mereka. Selain itu, tempat bermain ini juga dapat memberikan pelajaran interaksi dengan lingkungan dan teman seusia. Meski terdengar simpel ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut beberapa diantaranya.

Modal

Soal modal, bisnis ini bisa dikatakan mengharuskan pemilik usaha memiliki modal besar. Pasalnya, bisnis ini membutuhkan tempat yang luas sebagai tempat bermain, tak hanya itu Anda juga membutuhkan tempat parkir (kalau bukan di mal), ruang tunggu, dan tempat untuk sarana bermain sendiri. Belum lagi dengan biaya untuk membeli peralatan bermain anak-anak.

Pengeluaran Lain

Selain investasi yang lumayan besar, soal biaya tak terhenti sampai di situ saja. Karena selain hal-hal itu tadi Anda butuh jasa pengawas permainan, kasir dan juga orang yang bertugaS bersih-bersih atau cleaning service.

Pengetahuan

Karena berhubungan dengan anak-anak, maka banyak hal yang harus dipenuhi sebuah tempat bermain. Seperti sertifikat standar mengajar untuk taman bermain, Psikologi perkembangan anak usia balita

Untuk itu, sebaiknya rekrut tenaga kerja yang mempunyai latar belakang psikoloi perkembangan anak. Rancang strategi bisnis yang baik, mulai dari pengeluaran operasional bulanan, dan promosi taman bermain anak.

BaNgun Sarana Pendukung

Peluang usaha semakin menjanjikan dengan adanya beberapa sarana pendukung seperti Kantin (mainan,pernak-pernik,makanan), dan juga adanya pemberian layanan jasa antar jemput anak dari rumah ke arena bermain.