Memulai Usaha Tempat Bermain Anak di Mal

Membuka usaha tempat bermain atau playground untuk anak di pusat perbelanjaan dapat menjadi peluang yang menjanjikan. Ya, indoor playground seringkali menjadi pilihan orangtua mengunjungi mall bersama anak-anaknya.

Sehingga ketika orangtua sibuk berbelanja tetap merasa nyaman karena anak-anak mereka sedang bermain di playground yang disediakan di banyak mal-mal, dengan kata lain anak-anak dititipkan di playground untuk bermain dengan asyik.

Langkah pertama untuk membuka arena bermain di mal adalah dengan melakukan survei tempat pada mal yang Anda tuju. Cari lokasi yang cukup luas, tidak berada di tengah keramaian karena ketika bermain suara anak-anak begitu lantang, tak jarang itu malahakan mengganggu pengunjung lain.

Meski bukan di keramaian usahakan lokasi yang dipilih tetap strategis seperti di dekat foodcourt, dan tidak jauh-jauh dari toilet. Setelah itu cari tahu prosedur penyewaan tempat atau menjadi tenant dengan cara bertemu langsung dengan pihak manajemen mall yang bersangkutan.

Setelah itu pelajari klausul kontrak yang ditawarkan kepada Anda, apakah menganut sistem bagi hasil atau sistem lainnya. Di sisni Anda perlu berhati-hati, jangan sampai Anda tak membaca klausul kontrak secara keseluruhan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan setelah tandatangan.

Supaya tempat bermain milik Anda menjadi tujuan utama para pengunjung, sediakan arena bermain yang aman, ramah anak, dan harganya terjangkau. Gunakan struktur mainan seperti arena panjat, perosotan, jaring, kereta api, arena mandi bola, atau arena bermain apapun dari bahan yang berkualitas, kuat, dan tidak mengandung cat beracun.

Selain itu, desain taman bermain juga harus dibuat semenarik dan seatraktif mungkin. Maklum yang namanya anak-anak kan minat eksplorasinya begitu tinggi. Sesuaikan desain dan alat-alat permainan dengan usia anak yang Anda sasar untuk bermain di taman bermain Anda, apakah hanya untuk balita atau bisa hingga mencampai usia pra-remaja.

Pastikan pula Anda dan pegawai Anda mengetahui cara-cara pertolongan pertama pada kecelakaan, dari sekadar luka kecil, kaki keseleo, memar, sampai CPR. Ini berguna karena apapun bisa terjadi saat anak bermain, sementara mencari tim medis di tengah mall yang luas tidak bisa dibilang mudah.

Terakhir jangan lupa perhatikan cara perawatan, penjadwalan perawatan, kebersihan, keindahan dari arena bermain yang Anda miliki. Tanpa itu semua rasanya tempat Anda tak akan lagi menjadi tujuan utama para pelancong mal.

Maka dari itu, keamanan dan kebersihan menjadi syarat utama bila ingin arena bermain milik Anda mampu menarik banyak pengunjung. Pertimbangkan pula dana untuk mengganti peralatan yang mulai mengalami kerusakan.

BERITA TERKAIT

Vivendi Investasi US$ 500 Juta - Global Mediacom Rencanakan IPO Anak Usaha

NERACA Jakarta – Teka teki siapa yang berniat invetasi MNC Group, akhirnya terbuka juga informasi. PT Global Mediacom Tbk (BMTR)…

Dunia Usaha - Kemenperin Dorong Santripreneur Manfaatkan Teknologi Digital

NERACA Bandar Lampung - Direktur Jenderal Industri Kecil dan Aneka, Gati Wibawaningsing mengatakan terus melakukan pembinaan dan pelatihan santri berindustri…

Setor Modal Rp 11 Miliar - Mega Perintis Bikin Anak Usaha Pakaian Jadi

NERACA Jakarta  - Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Mega Perintis Tbk (ZONE) baru saja merampungkan pembentukan entitas anak usaha baru yang…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…

Sruput Dinginnya Usaha Minuman Bubble

Meski tidak seheboh dulu minuman bubble . Tapi usaha ini masih menyimpan potensi. Pemain baru usaha ini juga masih muncul…