Serasikan Transisi Lantai

Keunikan serta berbeda dari yang lain seringkali menggoda seseorang kala mendesain sebuah hunian. Tak peduli desain pada bagian dalam rumah ataupun bagian luar, semua berlomba-lomba menampilkan desain terbaik. Tak terkecuali urusan desain lantai.

Ya, untuk urusan mendesain lantai kini menjadi perhatian banyak orang. Makanya, jangan heran kalau banyak orang yang terus menggonta-ganti tampilan lantai agar sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Mulai dari keramik, marmer hingga lantai berupa kayu.

Memang, untuk mengganti tampilan dari keramik menjadi marmer bukanlah hal sulit, karena antara keduanya nyaris tak memiliki perbedaan berarti. Tetapi, untuk membuat transisi dari lantai keramik menjadi lantai kayu adalah hal sulit.

Kalau tidak diperhatikan, salah-salah, hasil akhirnya tak akan sesuai dengan apa yang diharapkan. Padahal, banyak orang yang menginginkan transisi berjalan mulus dari satu ruangan ke ruangan yang lainnya.

Keserasian, sebenarnya dapat di lakukan kalau saja si pemilik rumah mengetahui bahwa rumah yang mereka miliki harus di rancang dengan kekuatan serta keindahan. Kalau tidak jangan harap transisi lantai berjalan dengan baik untuk ruangan-ruangan seperti kamar mandi, ruang tamu dan bagian luar rumah. Semua itu harus disertai dengan pilihan kayu yang kuat dan berkualitas.

Apalagi untuk bagian kamar mandi, menggunakan lantai kayu untuk kamar mandi kini tengah menjadi tren. Desain kamar mandi yang dibuat banyak ruang, dengan pencahayaan juga baik, pasti akan tampil beda dengan lantai kayu. Untuk itu, perhatikanlah pola transisi dari lantai kayu ke lantai keramik. Anda harus dapat melihat bagaimana pengaplikasian sebuat lantai agar tidak tampak kaku.

Perlu diketahui, sebagian besar lantai terbuat dari marmer atau keramik, saat ini mempunyai ketebalan antara 3/8-3/4 inci. Sedangkan, sebagian besar lantai kayu memiliki ketebalan 3/4 inci.

Ini artinya, ketika meletakkan keramik di sebelah (setelah) lantai kayu, maka perlu diperhatikan pilihan keramik yang tepat, tujuannya agar transisi lantai yang dilakukan terlihat senada. Gampangnya, keramik yang di letakkan di sebelah lantai kayu bukanlah sebuah pilihan yang bagus. Meski demikian, praktik seperti ini memang di sukai kebanyakan masyarakat.

Untuk itu, ketika melakukan transisi lantai sebaiknya dilakukan ketika pembuatan lantai telah selesai. Anda dapat memperhatikan seni transisi lantai kayu yang bisa menutupi lantai keramik. Lantai kayu tidak di buat bertumpukan dengan lantai keramik akan tetapi terdapat lapisan transisi yang menutupi antara keduanya. Sehingga nantinya akan dapat memperlihatkan hasil transisi yang indah saat di pandang.

Pada dasarnya melakukan transisi yang benar, mengharuskan pemilik rumah membuat semacam lis (pembatas) yang baik untuk menutupi pertemuan antara dua lantai yang berbeda. Karenanya, memilih lis juga menjadi hal penting dan tidak dilakukan secara sembarangan, karena semua itu memiliki keterkaitan satu sama lain.

Related posts