Taspen Ingatkan Masyarakat untuk Waspada - Penipuan Melalui Website

NERACA

Jakarta - PT Taspen (Persero) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai adanya upaya penipuan yang dilakukan oknum tidak bertanggungjawab melalui laman atau website Taspen palsu. \"Laman Taspen telah dipalsukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yaitu dengan alamat www.taspen-persero2013.webs.com,\" ujar Sekretaris Perusahaan Taspen, Sudyatmoko Sentot Sudiro, melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (2/10).

Dia pun mengatakan, perseroan mengumumkan kepada kepada seluruh peserta Taspen, mitra kerja serta masyarakat luas, bahwa alamat laman atau website resmi perusahaan tersebut adalah www.taspen.com. \"Modus operandi penipuan yang sebelumnya melalui media telepon atau SMS yang mengatasnamakan karyawan Taspen kini telah beralih melalui media jejaring internet,\" terang Sudyatmoko.

Menurut dia, calon korban yang menjadi sasaran akan diarahkan menuju halaman website palsu dan dihadapkan pada pilihan menu \"Tata Cara Penerimaan Deviden\". Kemudian para calon korban diimbau untuk menghubungi nomor telepon yang tertera di laman tersebut dan akan tersambung dengan seseorang yang mengaku sebagai pegawai Taspen.

Untuk itu, Sudyatmoko mengimbau para peserta PT Taspen untuk selalu waspada dan tidak terpengaruh terhadap janji-janji dengan kedok pembagian deviden, hadiah serta undian, yang pada akhirnya akan merugikan peserta.

Dia menegaskan kembali bahwa Taspen tidak pernah membagikan deviden dan selalu memberikan informasi melalui berbagai media baik elektronik maupun cetak. \"Jika ada yang masih ragu agar segera menghubungi Taspen terdekat,\" tandasnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Ciptakan IKM Unggul - Pemerintah Terus Dorong e-Commerce Untuk Cetak Wirausaha Baru

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong tumbuhnya Industri Kecil Menengah (IKM) serta wirausaha baru di Tanah Air. Salah…

BRI Siapkan Fasilitas Bank Notes untuk Jamaah Haji

  NERACA   Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menjadi bank yang memfasilitasi Badan Pengelola Keuangan Haji…

Pemerintah Kaji Penggunaan O-Bhan untuk Transportasi Massal - Gabungkan BRT dan LRT

    NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah mengkaji angkutan massal yang merupakan gabungan antara Bus…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Pangkas Biaya Transfer Kliring Jadi Rp3.500/Transaksi

NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) memangkas biaya transfer yang dibebankan perbankan kepada nasabah melalui sistem kliring nasional menjadi…

Tantangan Pengelolaan Keuangan Negara Di Era Digital

      NERACA   Jakarta - Disrupsi teknologi di era digital telah memorak-porandakan tatanan dan model bisnis konvensional yang…

BNI Salurkan KUR Rp245 Miliar di Empat Provinsi

  NERACA   Manado - Realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) PT Bank Negara Indonesia (BNI) Manado mencapai Rp 245,42 miliar…