Adira Insurance Rambah Segmen Ritel

NERACA

Jakarta - Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Adira Insurance terus merambah segmen ritel, mengingat tingginya pertumbuhan penduduk Indonesia. Corporate Strategic Planning Division Head Adira Insurance, Hardianto Wirawan mengatakan, berdasarkan produk, portofolia premi ritel dibandingkan korporasi berada di angka 75% berbanding 25%.

Dia menjelaskan, saat ini salah satu portofolio ritel terbesar di Adira Insurance adalah asuransi mobil dan motor yang mendominasi sekitar 65% dari total pendapatan premi perseroan. “Ini juga dilengkapi dengan perolehan premi bruto lebih dari Rp850 miliar sejak Januari hingga Agustus 2013,” kata Hardianto di Jakarta, Rabu (2/10).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, produk ritel berasal dari asuransi kendaraan bermotor seperti mobil dan motor, asuransi perjalanan, asuransi rumah tinggal, asuransi syariah, asuransi kesehatan yang meliputi, demam berdarah, typhus serta asuransi kecelakaan diri, asuransi barang elektronik, asuransi keluarga dan sebagainya.

“Sedangkan untuk korporasi, berasal dari asuransi alat berat, asuransi properti, asuransi kerangka kapal, asuransi rekayasa dan asuransi pengangkutan,” tambahnya. Masa depan industri ritel di Indonesia, kata dia, bisa dibilang masih cukup menjanjikan, karena penetration rate-nya masih cukup rendah dan signifikan di dalam negeri.

Oleh karena itu, peran industri sangat dibutuhkan dengan cara terus melakukan inovasi dan menggali kebutuhan dari segmen ritel dalam membuat sebuah produk asuransi. Adira Insurance serius menggarap pasar ritel sejak lima tahun terakhir, di mana terdapat hal-hal yang selalu dijaga agar dapat terus mendorong pertumbuhan asuransi ritel di Indonesia.

Hal-hal tersebut mencakup pengembangan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, pemilihan jalur distribusi yang tepat, serta pelaksanaan praktik Good Corporate Governance (GCG). “Portofolio premi produk ritel Adira Insurance terus meningkat dalam tiga tahun terakhir karena kami tidak berhenti menjalankan prinsip plan, do, check, dan action,” ungkap Hardianto.

Kinerja

Sementara itu, dari sisi perolehan premi, Adira Insurance telah memperoleh total premi bruto lebih dari Rp850 miliar di mana total premi bruto tersebut meningkat 8 persen dari total premi bruto semester I 2012. Sepanjang semester I 2013. Kontribusi terbanyak premi bruto Adira Insurance berasal dari premi bruto kendaraan roda empat yaitu sebesar 70% dari total premi keseluruhan.

Hingga enam bulan pertama tahun ini, Adira Insurance telah memperoleh aset lebih dari Rp3,6 triliun dengan total equity di atas Rp1,1 triliun.

Sedangkan dari sisi pemegang polis, sepanjang semester pertama ini, Adira Insurance berhasil mencatatkan 1,2 juta polis baru. Dengan perolehan ini, total polis yang aktif mencapai 6,6 juta polis, ini meningkat 222% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, total dana investasi yang dimiliki Adira Insurance hingga akhir Juni 2013 mencapai Rp2,6 triliun, sedangkan aset mencapai sekitar Rp3,6 triliun. [sylke]

BERITA TERKAIT

Gandeng Perum Bulog - Sentra Food Perluas Bisnis di Pasar Ritel

NERACA Jakarta – Perluas penetrasi pasar, khususnya memperbesar pasar ritel, PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) berencana menggandeng Perum Bulog…

Menjangkau Investor Ritel - Papan Akselerasi Bisa Capai Rp 1 Persaham

NERACA Jakarta –Meskipun peraturan perdagangan pada papan akselerasi di bursa tengah digodok, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan kehadiran papan…

Rambah Bisnis Edutaiment - Dyandra Bersama Ancol Bikin Fauna Land

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis di dunia hiburan, PT Dyandra Media International (DYAN) akan jalin kerjasama dengan Taman Impian…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kapan Bunga Turun? BI : Masalah “Timing”

    NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menekankan pihaknya membuka lebar peluang penurunan suku bunga acuan…

Peluang Mata Uang Digital Libra Di Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta - Ketua Indonesia Blockchain Society, Ery Punta H, menjelaskan mata uang digital (cryptocurrency) "Libra" besutan Facebook memiliki peluang untuk digunakan…

OJK Cabut Izin BPR Legian

  NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT BPR Legian melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner Nomor: KEP-103/D.03/2019…