Jatuh Tempo, BSD Bayar Obligasi Rp 23,13 Miliar

NERACA

Jakarta – Sebagai komitmen untuk melunasi utang jatuh tempo, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) telah melaksanakan pembayaran kupon bunga ke-5 atas obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2013 yang terdiri atas tiga seri. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (2/10).

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan BSDE, Hermawan Wijaya mengatakan, pihaknya telah menyetorkan dana sebesar Rp23,13 miliar ke rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada tanggal 1 Oktober 2013. Obligasi Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2012 diterbitkan perseroan dalam tiga seri. Untuk seri A memiliki tingkat kupon bunga sebesar 8%.

Sedangkan untuk seri B dengan tingkat kupon bunga 9,25% dan seri C memiliki tingkat kupon bunga 9,5%. Adapun tanggal pembayaran kupon atau pokok dari ketiga seri obligasi perseroan tersebut jatuh pada tanggal 4 Oktober 2013.

Sebagai informasi, belanja modal perusahaan membengkak lantaran rencana mengakuisisi lahan yang belum termasuk dalam rencana kerja perseroan sebelumnya. Disebutkan, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) akan menambah Rp500 miliar hingga Rp1 triliun dana belanja modal pada semester kedua tahun ini. “Sampai semester satu kita sudah habis Rp3 triliun, semester dua akan kita tambah Rp500 miliar hingga Rp1 triliun. Ini karena adanya akusisi yang tidak masuk dalam rencana kerja sebelumnya.” kata Hermawan Wijaya.

Akuisisi yang akan dilakukan perseroan kali ini, menurut dia, untuk lahan di wilayah epicentrum, Jakarta Selatan. Pada semester pertama 2013, pihaknya mencatat telah mengakusisi lahan seluas 5 hektare (ha) di wilayah Epicentrum yang ditaksir mencapai Rp8 juta per meter persegi atau sekitar Rp400 miliar. Dengan bertambahnya dana belanja modal pada semester kedua ini maka total belanja modal perseroan hingga akhir tahun akan mencapai Rp4 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Sulit Bayar Iuran BPJS Kesehatan

Ketika akan membayar iuran BPJS Kesehatan di Indomaret sekitar stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, ternyata pelayan mengatakan jaringan internetnya lagi bermasalah…

Pemkot Depok Lelang Jabatan Pengelola APBD Rp 600 Miliar - Setelah Dua Kursi Kepala Dinas Kosong

Pemkot Depok Lelang Jabatan Pengelola APBD Rp 600 Miliar Setelah Dua Kursi Kepala Dinas Kosong NERACA Depok - ‎Pemerintah Kota…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…