Renault Kembali Bidik Pasar Indonesia - Memperkenalkan Duster

NERACA

Chief Executive Officer Renault Carlos Gohsn menandatangani kerja sama dengan Presiden Direktur PT Indomobil Group Jusak Kartowidjojo di Jakarta, 18 September 2013. Kerja sama ini untuk peluncuran kembali merek mobil Renault di pasar otomotif Indonesia.

Renault akan membangun fondasi kuat untuk pembangunan Renault di masa datang dengan memperkenalkan Duster, sebuah icon Renault yang akan membuktikan keberadaan Renault di Indonesia. Duster merupakan SUV terlaku di Eropa serta model terlaris dari Renault di tahun 2013. Selain itu Duster pun memenangkan sejumlah penghargaan di seluruh penjuru dunia.

Duster dilengkapi dengan mesin K9, terbaik di kelasnya, mesin berkekuatan 1500 dCi merupakan “global growth engine” dari Aliansi Renault-Nissan. Satu dari tiga mobil Renault yang terjual di seluruh dunia dilengkapi dengan mesin ini, mulai dari Twingo hingga Laguna.

Mesin K9 ini diangap sebagai “benchmark” di kelasnya untuk performa mesin dan efisiensi bahan bakar. Mesin ini membuktikan citra produk dan merek yang harus dikuatkan di Indonesia, Negara yang secara berharap mulai mengukuhkan peraturan mengenal gas buang/emisi.

Selain Duster, Renault juga akan memperkenalkan SUV premium Koleos dan mobil sport Megane R.S. Jusak Kartowidjojo mengatakan, Duster hadir sebagai mobil penumpang dengan harga terjangkau. \"Duster akan menjadi satu-satunya compact SUV dengan harga terjangkau,\" katanya.

Indomobil akan membangun jaringan distribusi khusus yang akan memberikan penekanan pada customer experience. Indomobil berencana membangun 30 showroom hingga tahun 2016 dan bertambah di tahun berikutnya. Menurut rencana, Renault akan meluncurkan model khusus untuk kebutuhan pasar lokal dengan perakitan CKD yang dianggap cocok dengan kebutuhan pasar otomotif di Indonesia.

Renault melihat Indonesia saat ini memimpin dalam pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara dengan populasi penduduk sebesar 250 juta jiwa serta TIV sebesar 1,100 di tahun 2012 meningkat 20%. Indonesia membutuhkan 36 kendaraan untuk setiap 1000 penduduknya.

Renault berharap Duster yang dibanderol di bawah Rp 300 juta bisa menjadi salah satu merek mobil Eropa terkemuka di Indonesia pada 2016.

BERITA TERKAIT

URBN Bidik Rp 650,3 Miliar Private Placement

Danai pengembangan bisnisnya, PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) berencana menerbitkan 320,366 juta lembar saham baru atau 10% dari modal…

Lepas 33,07% Saham Ke Publik - Wahana Interfood Bidik Dana IPO Rp 33 Miliar

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnisnya lebih pesat lagi, PT Wahana Interfood Nusantara bakal mencari pendanaan di pasar modal dengan…

PASAR KREATIF

Pengrajin menata wayang kertas buatannya di salah satu stan dalam Pasar Kreatif di depan Balaikota Malang, Jawa Timur, Rabu (20/2/2019).…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Industri Daur Ulang di Sektor Otomotif Terus Dipacu

Kementerian Perindustrian mendorong implementasi industri daur ulang atau recycle industry untuk sektor otomotif. Konsep tersebut dinilai mampu mendongkrak daya saing…

Keuntungan Naik, Volvo Pertahankan Pusat Ekspor di China

Volvo Cars akan mempertahankan China sebagai lokasi pusat ekspor, setelah mencetak kenaikan keuntungan operasional sebesar 0,9 persen pada 2018, kata…

Amazon Ikut Tanam Modal Teknologi Swakemudi

Perusahaan e-commerce raksasa Amerika Serikat (AS), Amazon, mengikuti tren teknologi global di bidang mobil otonom (swakemudi) dengan menanamkan investasi 530…