Muliaman Dicecar KPK Soal Rapat KSSK

Rabu, 02/10/2013

NERACA

Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Muliaman Darmansyah Hadad, mengaku dicecar pertanyaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi terkait rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada 24 November 2008 silam. "Saya dipanggil untuk menjadi saksi tersangka Budi Mulya. Saya diklarifikasi beberapa hal terkait beberapa pertemuan," kata Muliaman usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/10) malam.

Dia juga mengaku bahwa penyidik menggali informasi soal rapat KSSK yang akhirnya menetapkan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. "Salah satunya ya. Tetapi belum selesai, nanti masih akan dieksplore lagi," ujar Muliaman, yang diperiksa KPK selama hampir sembilan jam.

Muliaman, yang pada 2008 menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, diduga mengetahui soal pemberian FPJP kepada Bank Century dan penetapan sebagai bank gagal berdampak sistemik. Saat ditanya sikapnya soal penentuan status Bank Century dalam rapat KSSK tersebut, dia mengaku setuju dengan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

"Itu diputuskan oleh KSSK. Kita menenggarai bahwa itu adalah sistemik," katanya singkat. Sebelumnya, Muliaman pernah diperiksa dalam kasus yang sama pada 14 Februari 2013 lalu. [ant]