ACES Lanjutkan Buyback 4,1 Juta Saham

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) telah melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan di publik sebanyak 4.110.500 lembar saham senilai Rp2,96 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (1/10). Disebutkan, transaksi buyback dilakukan pada 25-27 September 2013.

Sebelumnya pada 20-24 September 2013, perseroan juga telah melakukan buyback sebanyak 3,351 juta lembar saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp2,49 miliar. Asal tahu saja, perseroan berencana melakukan buyback dengan menyiapkan dana sekitar Rp34,30 miliar atau 20% dari modal disetor. Perseroan membatasi harga pembelian kembali saham pada harga di bawah Rp800 per saham.

Aksi korporasi tersebut dilakukan perseroan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa keuangan (OJK) No 2/POJK.04/2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang DIkeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan.

Belum lama ini emiten lain yang merencanakan buyback antara lain, PT Electronic City Tbk (ECII) akan buyback 20% dari modal disetor perseroan dengan dana yang telah disiapkan sebesar Rp150 miliar.. PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI) telah merealisasikan buyback saham sebanyak 5,25 juta atau 0,23% saham dengan dana Rp521,4 juta. PT Intiland Development Tbk (DILD) menyiapkan dana sekitar Rp120 miliar untuk melakukan buyback dengan total pembelian kembali saham sebesar 20%. (bani)

BERITA TERKAIT

Kawasan Industri Teluk Bintuni Ditargetkan Serap US$ 800 Juta

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mengakselerasi pengembangan kawasan industri di luar Jawa, salah satunya di Kawasan Industri Teluk Bintuni,…

Beban Ekonomi Akibat DBD Capai US$ 381 Juta

    NERACA   Jakarta - Indonesia telah melawan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sudah mencapai 50 tahun, akan tetapi…

MKDA Private Placement 215 Juta Saham

NERACA Jakarta – Emiten pertambangan emas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) bakal perkuat modal dengan aksi korporasi penambahan modal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Acting in Concert Pemicu Jababeka Default

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai US$ 300 juta karena terjadinya perubahan pengendali sebagaimana…

Gandeng Perusahan Taiwan - Kalbe Farma Bidik Cuan di Bisnis Kecantikan

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan, inovasi dan pengembangan bisnis menjadi strategi yang dilakukan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Menggandeng…

Volume Penjualan Semen SMCB Turun 3,30%

NERACA Jakarta – Melorotnya penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) di semester pertama tahun ini, juga dirasakan oleh anak…