BTPN Bayar Obligasi Rp 12,1 Miliar

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) akan melakukan pembayaran bunga obligasi I Tahap I Tahun 2011 dengan total pembayaran Rp12,1 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Disebutkan, pembayaran itu terdiri untuk pembayaran bunga obligasi seri A sebesar Rp3,8 miliar. Untuk pembayaran bunga seri B Rp8,2 miliar. Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2011 seri A sebesar Rp165 miliar dengan suku bunga 9,25% per tahun. Untuk obligasi berkelanjutan I Tahun 2011 seri B sebesar Rp335 miliar dengan suku bunga 9,9% per tahun.

Belum lama ini, perseroan menyatakan kesiapan untuk membayar bunga dan pokok obligasi sebesar Rp424,85 miliar dari 2 seri obligasi berkelanjutan tahap III yang diterbitkan perseroan tahun 2010. Diketahui, obligasi berkelanjutan tahap III tahun 2010 memiliki 2 seri yaitu seri A dengan nilai Rp400 miliar dan Seri B senilai Rp700 miliar. Seri A memiliki tingkat bunga surat utang 8,75%, sedangkan seri B tingkat bunga surat utang sebesar 9,2%.“Kami sudah menyiapkan dana untuk melunasi bunga dan pokok obligasi sebesar Rp424,85 miliar. Saat ini dana tersebut ditempatkan pada term deposit Bank Indonesia dan SBI”, ujar Direktur PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk Arief harris Tandjung.

Jumlah dana yang disiapkan sebesar Rp424,85 miliar tersebut merupakan pokok obligasi perseroan tahap III seri A tahun 2010 senilai Rp400 miliar. Kemudian bunga obligasi tersebut senilai Rp8,75 miliar dan bunga obligasi seri B senilai Rp16,1 miliar. Tanggal jatuh tempo untuk obligasi seri A jatuh pada 22 Desember 2013 sementara seri B jatuh tempo 22 Desember 2015. (bani)

BERITA TERKAIT

Peduli Dunia Pendidikan - BCA Bantu Beasiswa Rp 4,95 Miliar Ke 16 Perguruan Tinggi

Mempertegas komitmen kepeduliannya pada dunia pendidikan, PT Bank Central Asia (Persero) Tbk (BBCA) kembali menyalurkan beasiswa bakti BCA terhadap 16…

Sulit Bayar Iuran BPJS Kesehatan

Ketika akan membayar iuran BPJS Kesehatan di Indomaret sekitar stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, ternyata pelayan mengatakan jaringan internetnya lagi bermasalah…

Pemkot Depok Lelang Jabatan Pengelola APBD Rp 600 Miliar - Setelah Dua Kursi Kepala Dinas Kosong

Pemkot Depok Lelang Jabatan Pengelola APBD Rp 600 Miliar Setelah Dua Kursi Kepala Dinas Kosong NERACA Depok - ‎Pemerintah Kota…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Fajar Surya Wisesa Melesat 136,1%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,405 triliun atau naik 136,1% dibanding periode…

Lagi, Comforta Raih Top Brand Award

Di awal tahun 2019 ini, Comforta Spring Bed kembali meraih penghargaan Top Brand Award. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin,…

BPD Bank Kalsel Rencanakan IPO di 2020

Bila tidak ada aral melintang, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan atau Bank Kalsel rencanakan melakukan penawaran umum saham perdana…