Bangun Pabrik, RNI Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar

NERACA

Jakarta - Tingkatkan modal, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) mengakui akan menerbitkan obligasi senilai Rp750 miliar pada semester II tahun depan. Direktur Utama RNI Ismed Hasan Putro mengatakan, dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk pengembangan bisnis lain, “Nantinya dana yang akan dipakai untuk bangun pabrik minyak goreng dengan kapasitas produksi minimal 10 ribu ton per tahun,”ujarnya di Jakarta, Senin (30/9).

Dia menuturkan, dalam rencana penerbitan obligasi ini adalah pertama kali RNI menerbitkan obligasi. Pasalnya, selama ini sumber pembiayaan RNI berasal dari pinjaman perbankan dan dana internal. Kata Ismed, untuk penerbitan obligasi tersebut, perseroan telah menunjuk Mandiri Sekuritas sebagai penasehat keuangan sekaligus penjamin emisi obligasi.

Menurut Ismed, pihaknya juga sedang mengembangkan bisnis lateks untuk bahan baku pembuatan kondom. Di bidang perkebunan, RNI gencar meningkatkan volume ekspor teh ke mancanegara, “Keyakinan investor terhadap usaha RNI semakin tinggi, tercermin dari rating yang ditetapkan lembaga peringkat Pefindo pada level AA,”tuturnya.

Asal tahu saja, belum lama ini perseroan telah mengakuisisi perusahaan peternakan sapi di Australia dengan nilai investasi sekitar Rp 350 miliar. Akuisisi ini dilakukan perseroan sebagai upaya ataupun langkah yang dinilai praktis agar mampu menembus asosiasi peternakan sapi Australia. Pasalnya untuk menjadi salah satu anggota asosiasi peternakan sapi Australia amatlah sulit. \"Kita akan akuisisi perusahaan yang telah tergabung dalam asosiasi peternak sapi di sana, itu akan mempermudah kita untuk masuk ke sana (Australia),”kata Ismed. (bani)

BERITA TERKAIT

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…

Laba Bersih Alfamart Melesat Tajam 71,11%

NERACA Jakarta - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) membukukan kenaikan laba 2019 sebesar 71,11% menjadi Rp1,11 triliun dari periode…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bantu Tangani Covid-19 - Akulaku Finance Salurkan Bantuan Alkes

Jakarta - Akulaku Finance Indonesia dan Bank Yudha Bhakti menyerahkan bantuan berupa alat kesehatan (alkes) guna membantu pemerintah provinsi DKI…

Pedagang Raup Cuan Berlipat Berkah Tol Trans Sumatera

Wanadi (38) petani asal Palembang, Sumatera Selatan merasakan betul cuan berlipat dari usahanya berjualan sayuran dan buah buahan hasil kebun…

Tekan Efisiensi Bisnis - Telkom Akan Konsolidasikan 20 Anak Usaha

NERACA Jakarta – Jaga pertumbuhan bisnis, PT Telkom Indonesia (Perseroa) Tbk (TLKM) tengah fokus melakukan efisiensi dengan melakukan restrukturisasi anak…