Pendapatan Lippo Karawaci Capai Rp 3 Triliun - Ditopang Bisnis Rumah Sakit

NERACA

Jakarta-PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatatkan total pendapatan semester pertama meningkat 27%, menjadi Rp3,067 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,406 triliun. Kenaikan pendapatan tersebut mendorong laba bersih perseroan tumbuh 25% menjadi Rp546 miliar. “Secara keseluruhan, semua angka pertumbuhan meningkat dua digit, merefleksikan kinerja keuangan LPKR yang baik. Kami berharap untuk terus membangun bisnis dan mencapai tujuan kami di paruh kedua tahun ini.” kata Presiden Direktur LPKR, Ketut Budi Wijaya di Jakarta, Senin (30/9).

Menurut dia, pihaknya akan tetap fokus untuk melaksanakan berbagai proyek perseroan. Utamanya, pada rumah sakit, mal, dan apartemen. Selama semester pertama 2013, divisi usaha healthcare mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 48% (secara year on year) menjadi Rp1,201 triliun, “Pencapaian ini tercatat sebagai tonggak pertama bagi divisi healthcare mencapai pendapatan sebesar Rp1 triliun selama periode enam bulan.” ucapnya.

Selain divisi tersebut, sambung dia, divisi usaha residensial & urban development juga mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar naik 17% menjadi Rp1,320 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,130 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang kenaikan pendapatan dari Townships yang naik 27% secara year on year menjadi Rp857 miliar.

Sementara dari divisi komersial yang terdiri dari mal ritel & hotel tumbuh 9% secara year on year menjadi Rp267 miliar. Adapun unit usaha manajemen aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 27% secara year on year menjadi Rp279 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp220 miliar. Pencapaian ini, kata dia, merupakan hasil meningkatnya fee yang diperoleh sebagai bagian dari peningkatan Asset Under Management (AUM) dari dua REIT yang disponsori LPKR, “Termasuk pembelian dua hospitals, Siloam Hospital Bali dan Siloam Hospital TB Simatupang belum lama ini.” ujarnya.

Pihaknya mencatat, pendapatan recurring LPKR mencatatkan pertumbuhan yang solid sebesar 37% secara year on year menjadi Rp1,747 triliun serta memberikan kontribusi 57% dari total pendapatan perseroan pada semester pertama 2013.

Seperti diketahui, PT Siloam International Hospitals mencatatkan sahamnya di lantai bursa dengan melepas 156,1 juta lembar saham biasa. Penawaran saham dilakukan pada 12 September 2013 dengan harga penawaran sebesar Rp9.000 per saham dan menggalang dana Rp1,405 triliun atau sebesar 13,5% dari total nilai perseroan. Setelah IPO, perseroan secara efektif memiliki atau mengontrol sekitar 86,5% dari total jumlah saham SILO yang beredar.

Sekretaris Perusahaan Siloam Hospitals Budisuharto mengatakan, dana yang diperoleh dari pelaksanaan IPO ini akan dimanfaatkan untuk pembayaran utang pembayaran utang pada induk perusahaan Lippo Karawaci di tahun ini, dan pengembangan usaha pada 2014. “Sebesar 25% hasil IPO akan digunakan untuk pengembalian utang yang kami lakukan.” ujarnya.

Selain itu, sambung dia, perseroan juga akan melakukan pengembangan bisnis dengan menambah sekitar enam sampai delapan rumah sakit pada 2014, di beberapa lokasi antara lain Semarang, Jember, Jogja, Pangkal Pinang, Padang, dan Bogor.

BERITA TERKAIT

Pendapatan Urban Jakarta Tumbuh 195%

Kuartal pertama 2019, PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) mencatatkan pendapatan Rp117,9 miliar atau naik 195% dibanding priode yang sama…

KEBUTUHAN INVESTASI 2020 RP 5.803 TRILIUN-RP 5.823 TRILIUN - Pemerintah Waspadai Ancaman Defisit Perdagangan

Jakarta-Kementerian Keuangan menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,3%-5,6% dalam asumsi ekonomi makro di 2020 dengan kebutuhan investasi sebesar Rp5.803 triliun hingga Rp5.823…

Targetkan Beroperasi Agustus - Pabrik MGRO di Dumai Sudah Capai 70%

NERACA Jakarta – Perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT Mahkota Group Tbk (MGRO) mengungkapkan, saat ini progres pembangunan pabrik refinery atau…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Masih Rugi, Citra Putra Tidak Bagi Dividen

Mempertimbangkan kondisi perusahaan yang masih mencatatkan rugi sepanjang tahun 2018 kemarin, menjadi alasan bagi PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY)…

Tawarkan IPO Rp 396-525 Persaham - Hensel Davest Tambah 300 Ribu Agen Baru

NERACA Jakarta – Dalam rangka penetrasi pasar, khususnya mengoptimalkan pasar di Timur Indonesia, PT Hensel Davest Indonesia Tbk sebagai perusahaan…

Sinar Mas Agro Bagi Dividen Rp 750 Per saham

NERACA Jakarta - Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk atau SMART (SMAR)…