Kaphac32 dan Detos, Bahas Abis Masalah Fotografi

Bukan rahasia umum lagi kalau mengabadikan momen ketika traveling menjadi suatu hal yang sangat penting, tidak hanya sebagai dokumentasi saja, foto juga bisa menambah sebuah cerita dan bisa memberitahu banyak hal kepada masyarakat luas.

Masalahnya, bukan urusan mudah merekam atau mendokumentasikan perjalan wisata, selain terlalu fokus akan liburan, terkadang di beberapa tempat ada masyarakat yang tidak suka jika tempat mereka digunakan untuk berfoto ria. Berikut ini, tips untuk mengabadikan momen-momen penting tersebut.

Kaphac32 (Kampus Tercinta Photography Club) bersama Detos (Depok Town Square) membuat sebuah seminar tentang Travel Photography. Membahas serta mengupas tuntas tidak hanya tentang Travel Photography, di acara ini pun di jelaskan beberapa tips saat ingin ber-traveler di Indonesia dan bahkan ke luar Indonesia.

Menghadirkan dua pembicara yang telah lama berkutat didunia photography, Josua Alessandro yang juga Photographer Travel “Bali & Beyond Magazine” dan tidak ketinggalan tips menarik dari Sofyan Effendi yang sering sekali memenangkan Photography Competition.

Acara yang diselenggarakan pada Sabtu sore (28/9) ini diramaikan oleh peserta seminar. Bertempat diDepok Town Square (DETOS)tepatnya di areaFood Square, acara ini tidak hanya diikuti oleh peserta seminar saja, para pengunjung yang dating dan sedang makan di Food Square pun ikut memperhatikan seminar ini.

Tak hanya itu, tips yang paling ditunggu peserta seminar saat mengunjungi tempat yang belum pernah kita kunjungi pun dibeberkan, disini Josua Alessandro memberikan banyak kiat saat mengunjungi tempat-tempat yang baru pertamakali dikunjungi, salah satunya adalah mencatat atau mencari keberadaan kedutaan Indonesia.

Josua juga memberikan tips guna menghindari penipuan yang sering terjadi pada turis mancanegara. Ya, perlu diketahui berwisata keluar negeri memiliki banyak tantangan, tidak hanya tantangan dari segi keuangan, tantangan juga dari segi kebudayaan ataupun tradisi masyarakat sekitarlah yang lebih menarik untuk dimengerti dan dipahami.

Akibatnya, penipuan pada traveler atau turis memang sangat sering sekali terjadi, selain kurang mengetahui informasi tentang tempat yang dikunjungi, mereka juga terkadang tidak mempelajari situasi saat tiba disuatu tempat.

Dan yang tidak kalah seru adalah saat Sofyan Effendi coba memberikan tips untuk memenangkan Photography Competition kepada peserta seminar. Mengetahui karakter foto yang disukai juri merupakan suatu hal yang sangat penting dalam memenangkan perlombaan fotografi. Selain itu, Sofyan Effendi pun memberikan tips terpenting dalam memenangkan Photography Competition, yaitu 3k konsep, komposisi dan konten.

BERITA TERKAIT

Masalah Kejiwaan di DKI Didominasi Tekanan Ekonomi

Penyebab timbulnya masalah kejiwaan atau gangguan kesehatan mental di DKI Jakarta didominasi oleh tekanan ekonomi dan situasi sosial keluarga."Penyebab paling…

Pentingnya Deteksi dini Tumor dan Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan penyakit yang ditandai dengan tumbuhnya sel abnormal, tidak terkontrol pada kelenjar dan jaringan payudara. Karenanya bagi wanita…

Pulau Batam dan Bintan Potensial Dongkrak Kunjungan Wisman Ke Indonesia

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata, Rizky Handayani Mustafa menilai jika digarap dengan serius, Batam dan Bintan sangat…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Keraton Yogyakarta Gelar Ritual Jamasan Kereta Pusaka

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menggelar upacara ritual jamasan atau mencuci kereta pusaka di Kompleks Museum Kereta Keraton, Yogyakarta. Dalam ritual yang…

Puluhan Rumah Gadang di Solok Layak Jadi Cagar Budaya

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau, Nurmatias, mengatakan ada 73 rumah gadang di Kawasan Seribu…

Kemenpar ditargetkan Datangkan 15 Juta Wisatawan Mancanegara

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana mengatakan sampai Agustus 2017, Kementerian Pariwisata menyebutkan capaian jumlah…