Nusa Raya Targetkan Kontrak Baru Rp3,3 Triliun

NERACA

Jakarta- PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) merevisi target nilai seluruh kontrak baru hingga akhir tahun ini menjadi Rp3,3 triliun dari perkiraan sebelumnya sebesar Rp2,9 triliun. Pasalnya, pada Januari-Agustus 2013 perseroan telah mengantongi kontrak baru sebesar Rp3,1 triliun, melampaui perolehan kontrak baru sepanjang 2012 yang hanya mencapai Rp2,9 triliun. Informasi tersebut disampaikan manajemen perseroan dalam keterangan resminya di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Dengan pencapaian tersebut, perseroan pun secara confident merevisi target pendapatan dari Rp2,6 triliun menjadi Rp2,7 triliun. Sejumlah proyek baru yang diperoleh perseroan pada tahun ini antara lain Ciputra World 2, Pantai Indah Kapuk Avenue, Parahyangan Residences di Bandung, Soho@Podomoro City Jakarta, Hotel Tentrem di Yogyakarta dan Indigo Hotel Seminyak di Bali.

Sementara untuk proyek bangunan komersial berskala besar yang telah berhasil diselesaikan hingga Agustus 2013 antara lain Mayapada PKV Hospital, Grand Metropolitan Bekasi, Pabrik Musim Mas XL Batam dan pabrik DC Indomaret Semarang.

Tercatat, kontrak jasa konstruksi Crowne Plaza Hotel Bandung, Ciputra World 2, Parahyangan Residences, Bandung dan Pantai Indah Kapuk Avenue Jakarta yang diperoleh perseroan pada kuartal pertama 2013 senilai Rp1,4 triliun. Selanjutnya pada kuartal kedua 2013, perseroan mendapatkan lagi proyek baru senilai Rp 1,2 triliun yang antara lain terdiri dari Konstruksi Area Plant 4 PT Astra Honda Motor di Karawang, Soho @Podomoro City Jakarta dan Indigo Hotel Seminyak Bali.

Adapun proyek infrastruktur joint operation perseroan dan PT Karabha Gryamandiri (JO NRC Karabha) yaitu pembangunan jalan Tol Cikampek-Palimanan (CIPALI) sepanjang 116 Km memiliki nilai kontrak Rp 7,7 triliun, yang didapatkan oleh JO NRC Karabha pada Oktober tahun lalu. Dalam proyek ini JO NRC Karabha merupakan kontraktor utama, dan telah mulai dikerjakan sejak bulan Februari tahun 2013.

Pengerjaan proyek jalan tol tersebut ditargetkan selama 30 bulan, sehingga apabila semua pekerjaan berjalan tepat pada waktunya maka diperkirakan akan selesai pada bulan Agustus 2015. Dengan beberapa proyek yang digarap perseroan, pihak manajemen unit usaha jasa konstruksi PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) ini pun sebelumnya mengaku optimis dapat mengantongi dana Rp5,2 triliun apabila dapat meraih kontrak baru senilai Rp2,9 triliun hingga akhir tahun ini.

“Perolehan kontrak baru ditargetkan sebesar Rp2,9 triliun. Kalau kontrak tersebut berhasil didapatkan semua, maka dengan tambahan proyek carry over sebesar Rp2,3 triliun, total proyek hingga akhir tahun ini mencapai Rp5,2 triliun,” kata Corporate PR Manager SSIA, Utari Sulistiawati.

BERITA TERKAIT

Ketika Mimpi Itu Terwujud Sebelum Ada Penyesalan

Hambali (58) hanya bisa meratapi masa pensiunnya dengan penuh penyesalan karena di usianya yang sudah tidak lagi muda belum memiliki…

Pelaksanaan IPO Dilanjutkan - Nara Hotel Apresiasi Hasil Keputusan OJK

NERACA Jakarta – Berdasarkan keputusan akhir Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap kisruh gagalnya penawaran umum saham perdana atau initial public…

Targetkan IPO Semester I 2020 - Bank DKI Menunggu Momentum Tepat

NERACA Jakarta – Wacana lama PT Bank Pembangunan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (Bank DKI) mencatatkan saham perdananya di pasar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Adhi Commuter Bidik Dana IPO Rp 2,5 Triliun

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnisnya di sektor properti yang terintegrasi dengan moda transportasi menjadi fokus utama PT Adhi Commuter Properti…

Dampak Suspensi Saham - Tiphone Mobile dan KSEI Saling Tuduh

NERACA Jakarta –Dinilai melakukan salah prosedur karena penundaan pembayaran bunga ke-4 dan pelunasan pokok atas obligasi berkelanjutan II Tiphone tahap I…

Genjot Pertumbuhan Bisnis Gudang - Makmur Berkah Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi di sektor kawasan industri dan penyewaan gudang, PT Makmur Berkah Amanda…