Borneo Lumbung Energi Catatkan Rugi Rp 111 Miliar

PT Borneo Lumbung Energy Tbk (BORN) mengalami kerugian bersih sebesar Rp111,04 miliar pada semester I tahun ini. Padahal pada periode yang sama tahun lalu, perseroan masih meraih laba bersih Rp39,06 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (26/9).

Perseroan juga mengalami penurunan penjualan bersih menjadi Rp153,5 miliar dari periode yang sama tahun 2012 mencapai Rp320,7 miliar. Dengan beban pokok penjualan Rp151,3 miliar maka laba bruto hanya Rp2,1 miliar.

Padahal pada periode yang sama tahun lalu, dengan beban pokok penjualan Rp192,5 miliar, laba bruto mencapai Rp128,1 miliar. Perseroan msaih harus menanggung beban penjualan dan pemasaran Rp30,1 miliar. Untuk rugi sebelum pajak mencapai Rp106,5 miliar. Dengan beban pajak penghasilan Rp4,4 miliar maka rugi bersih mencapai Rp111,04 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Potensi Global US$88 Miliar, Ekspor Komponen Pesawat akan Dipacu - Kebijakan Publik

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan daya saing industri nasional agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas sehingga kompetitif…

Antam Refinancing Obligasi Rp 900 Miliar - Marak Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta – Tren obligasi jatuh tempo tahun ini cukup marak, alhasil kebanyakan emiten disibukkan untuk mempertebal kocek untuk membayar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…