Pasar Sambut Positif Pergantian Direksi AJB Bumiputera

NERACA

Jakarta - Mantan Komisaris Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912, Irvan Rahardjo, menilai pasar menyambut positif terkait pergantian Direksi dan Komisaris AJB Bumiputera 1912. “Direksi dan Komisaris ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah sebagai upaya penyelamatan dan penyehatan asuransi tertua berbentuk mutual yang ada di Indonesia,” ujar Irvan di Jakarta, Rabu (25/9).

Menurut Irvan, dalam jajaran Dewan Komisaris ini merupakan figur-figur yang berkompeten dan profesional. Yakni AL Binhadi yang dulunya adalah Komisaris Utama Bank Mandiri dan Mas Ahmad Daniri yang pernah menjabat sebagat Direktur utama Bursa Efek Jakarta (BEJ) “Namun demikian masih menyisakan soal Badan Perwakilan Anggota (BPA) pusat gravitasi inefisiensi dan moral hazard selama ini belum dirombak,” jelas dia.

Lebih lanjut, Irvan menjelaskan, BPA sebagai lembaga tertinggi, memang sangat krusial dalam karut-marut bentuk usaha mutual yang lemah dalam tata kelola usaha yang baik atau good corporate governance. “Tugas utama Direksi yakni mengadakan pemilihan anggota BPA yang lebih kompeten dan representative dengan semangat perlindungan konsumen,” tambah dia.

Solusi pergantian Direksi, tambah Irvan, adalah solusi minimalis dari keseluruhan masalah struktural yang ada di Bumiputera yang hingga saat ini nasibnya masih belum menentu dalam Undang-Undang (UU) Perasuransian kedepan.

Sebelumnya, Direktur Utama AJB Bumiputera 1912, Cholil Hasan mengundurkan diri, lantaran dia menilai saat ini tata kelola perusahaan yang berjalan sudah tidak sejalan dengan standar industri keuangan. Pengunduran diri Cholil telah dilayangkan kepada Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK, Firdaus Djaelani dan juga kepada Ketua BPA AJB Bumiputera 1912, Syahrul Yasin Limpo, pada dua minggu lalu. [sylke]

BERITA TERKAIT

Produksi Naik, PHE Catatkan Kinerja Positif di 2017

      NERACA   Jakarta - PT Pertamina Hulu Energi (PHE), anak usaha PT Pertamina (Persero) di sektor hulu…

Citilink Buka Pasar Regional Lewat Skytrax

Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia menjadikan penghargaan bintang empat dari Skytrax yang baru saja diraihnya menjadi sebuah pintu untuk…

BEI Buka Galeri Investasi di Pasar Tradisional

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Reliance Sekuritas dan Universitas Siliwangi meresmikan pendirian galeri investasi pasar yang pertama di…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Taspen Raih Laba Bersih Rp721 miliar

      NERACA   Jakarta - PT Taspen (Persero) sepanjang tahun 2017 mencatat laba bersih sebesar Rp721,73 miliar, tumbuh…

Naik 15,5%, BTN Cetak Laba Rp3,02 triliun

      NERACA   Jakarta - Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukan hasil positif sepanjang 2017 dengan…

Penghambat Inklusi Keuangan di Indonesia Menurut Presiden

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo menyebutkan ada dua penghambat perluasan inklusi keuangan di Indonesia, yakni…