Waspadai Nyeri Ketika Menstruasi

Endometriosis pada banyak kasus seringkali tidak mendapatkan perhatian serius baik dari penderita maupun oleh dokter yang memeriksa, karena seringkali rasa sakit pada saatmenstruasi dianggap sebagai gejala premenstruasi yang wajar. Namun sesungguhnya, rasa sakit yang sangat menganggu hingga perempuan yang sedanghaid tak dapat beraktivitas bukanlah hal yang dapat diabaikan.

Hal ini disebabkan karena beberapa penelitian mengungkapkan bahwa setengah dari perempuan yang mengalami rasa sakit pada perut bagian bawah saatmenstruasi menderita endometriosis.

Endometriosis adalah gangguan yang disebabkan oleh pertumbuhan jaringan endometrium di luar ronggarahim.Sedangkan endometrium adalah jaringan yang membatasi bagian dalamrahim. Dalamsiklus menstruasi, ketebalan endometrium bertambah sebagai persiapan terjadinya kehamilan.

Bila kehamilan tidak terjadi, maka lapisan ini akan terlepas dan dikeluarkan sebagai menstruasi. Kelainan ini diduga terjadi secaragenetis dan ditemukan enam kali lebih sering pada perempuan yang mempunyai ibu atau saudara perempuan yang memiliki keluhan sejenis. Endometriosis dapat terjadi kapan saja sepanjang usiareproduksi dan menja.

“Masalah endometriosis merupakan masalah yang penting karena menyangkut wanita dalam masa usia reproduksi. Sebanyak 5-20% pasien endometriosis berkonsultasi ke dokter tanpa gejala/keluhan, kasus inferitilitas sebanyak 40-60% serta dengan keluhan nyeri sekitar 70%,” kata dr.H.Andon Hestiantoro, SpOG (K).

Terapi Endometriosis

Sedangkan dr. Thomas Faustman, PhD, peneliti Bayer yang terlibat dalam studi tentang dienogest menjelaskan, Dienogest merupakan progestin yang telah diuji untuk terapi endometriosis dalam jangka panjang. Studi klinis membuktikan bahwa pemakaian Dienogest 2 mg memberikan efek kemanjuran yang sama dengan GnRH-analog.

Namun demikian, efek samping penurunan kepadatan massa tulang (BMD) pada Dienogest 2mg /hari lebih ringan dibandingkan efek hipoestrogen akibat pemakaian GnRH-analog seperti semburan panas, sakit kepala, gangguan tidur, penurunan libido dan vagina kering.

Dienogest 2 mg juga efektif dan dapat ditoleransi dengan baik yang ditunjukkan pada studi jangka panjang ” jelasnya. “Endometriosis memberikan beban berat bagi wanita di usia produktif mereka, sehingga kami berharap hadirnya sebuah pilihan terapi Dienogest merupakan berita gembira bagi wanita Indonesia,” tuturnya.

Kami menghimbau kepada masyarakat, untuk menurunkan angka kejadian endometriosis di Indonesia, dapat melakukan perubahan pola hidup, memperbaiki lingkungan, salah satunya menurunkan tingkat polusi serta meningkatkan pengetahuan mengenai endometriosis, tuturnya.

BERITA TERKAIT

Waspadai Neraca Perdagangan Indonesia! - DAMPAK PENURUNAN EKSPOR CPO

Jakarta-Pemerintah terus mewaspadai pergerakan neraca perdagangan Indonesia. Penyebabnya, kinerja ekspor terus mengalami penurunan sebagai dampak dari kondisi ekonomi global, diantaranya…

Waspadai Perusahaan Penjual Emas Digital Ilegal

    NERACA   Jakarta – Masyarakat dihimbau untuk mewaspadai invetsasi emas digital. Pasalnya, Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan usaha…

Banggar DPRD Bekasi Ingatkan Pemkot Waspadai Defisit

Banggar DPRD Bekasi Ingatkan Pemkot Waspadai Defisit NERACA Bekasi - Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Jawa…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Lima Menit di Alam Terbuka Dapat Hilangkan Stres

Ketika akhir pekan datang, kebanyakan orang khususnya kaum pekerja ingin menghabiskan satu hari itu untuk bersantai, sebelum kembali ke rutinitas…

Hindari Pakai Jaket Saat Olahraga Lari

Lari kini menjadi salah satu olahraga yang tren di kalangan anak muda. Berbagai event lari pun diadakan dan ramai peminat.…

Diagnosis Tepat Kunci Pengobatan Kanker Darah

Kunci keberhasilan pengobatan kanker darah terletak pada diagnosis yang tepat. Ketepatan diagnosis dapat menentukan pengobatan yang sesuai sekaligus meningkatkan potensi…