Persaingan Pasar LMPV Kian Memanas

Sabtu, 28/09/2013

Pasar LMPV kini semakin gemuk, akibatnya para ATPM sangat bernafsu ingin ikut menikmatinya. Dikabarkan, para produsen sedang mempersiapkan model terbaru untuk masuk ke LMPV, sekaligus memerangi Avanza-Xenia, Suzuki Ertiga dan Chevrolet Spin.

NERACA

Segmen LMPV merupakan segmen otomotif dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia, mencangkup sekitar 32% dari seluruh total marketdi tahun 2013.

“Segmen ini diminati konsumen karena menawarkan mobil keluarga berkapasitas tiga baris yang memiliki harga lebih terjangkau, sangat ideal dengan karakter sebagian besar konsumen di Indonesia yang banyak menghabiskan waktu bersama keluarga maupun kerabat,” ujar Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor (HPM).

Memang, ada kemiripan untuk segmen pasar yang diincar, yaitu kendaraan keluarga alias low mpv (LMPV). Tampaknya dominasi duet Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia kini mulai diincar untuk disuksesi sejumlah merek.

Sebut saja Datsun yang kembali ke pasar Indonesia dengan mengusung model Go+. Datsun bermitra dengan Nissan. Sementara pemain lama juga tak mau kalah dengan model-model LMPV, sebut saja Honda yang memperkenalkan Mobilio saat peluncuran produk di pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 di Jakarta International Expo, Kemayoran.

“Honda Mobilio akan menjadi produk istimewa bagi Honda di Indonesia karena secara khusus dirancang sesuai dengan kebutuhan konsumen dan karakter jalan di Indonesia. Honda Mobilio juga diproduksi di Indonesia dan menjadi produk pertama Honda di Karawang yang direncanakan beroperasi pada awal 2014,” tambah Mr. Tomoki Uchida, selaku President Director PT. HPM.

Mengincar 20% Pasar LMPV

PT Honda Prospect Motor (HPM) mengincar 20% pasar kendaraan serbaguna kecil (low multi purpose vehicle/LMPV) yang selama ini dikuasai Toyota Avanza. “Kami menargetkan penjualan sebanyak 80 ribu atau sekitar 20% dari pasar LMPV TAHUN DEPAN,” tuturnya Jonfis.

Ia memperkirakan pasar LMPV tahun depan akan menembus angka sekitar 400 ribu unit. Menurut dia, selama ini LMPV menguasai sekitar 40% pasar otomotif di Indonesia. Pada Januari-Agustus tahun ini saja, penjualanmobil di segmen tersebut secara nasional telah menembus angka 300 ribu unit.

“Oleh karena itu kami ingin masuk ke segmen LMPV yang besar itu,” tuturnya Jonfis mengemukakan alasan Honda masuk ke segmen yang selama ini dikuasai Toyota Avanza, di samping Suzuki Ertiga.

Diakuinya, Honda masuk belakangan ke segmen tersebut dibandingkan merek lain. Karena itu, kata dia, pihaknya mencoba menampilkan LMPV terbaru yang lebih baik dibandingkan merek-merek lain yang sudah ada sebelumnya, baik dari segi desain maupun kinerja mesin.

Honda Mobilio yang dirakit di Indonesia dengan komponen lokal sekitar 83% itu mengusung mesin 1.500 cc dengan panjang 4,3 meter dan ground clearance 185 cm. “Kami telah melakukan survei, mobil apa yang dibutuhkan konsumen di Indonesia,” tuturnya.

Ia menargetkanmobilLMPV baru besutan Honda itu, bisa menghasilkan pesanan sebanyak 2.500 unit selama ajang IIMS yang berlangsung mulai 19-29 September di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

Mobil tersebut, kata Jonfis, khusus didesain dan dikembangkan di Indonesia. Oleh karena itumobil yang diluncurkan di IIMS itu merupakan “world premier”Honda Mobilio. “Kami akan coba luncurkan Honda Mobilio di beberapa negara juga. Namun sekarang ini kami masi konsentrasi masuk pasar indonesia,” ujar Jonfis.

Mobil baru tersebut baru akan diterima konsumen yang membeli pada awal tahun depan. Namun pemesanan sudah bisa dilakukan pada ajang IIMS tersebut.