BI Riau Alami Lonjakan Inflow

Rabu, 25/09/2013

NERACA

Pekanbaru - Bank Indonesia Wilayah Riau menyatakan provinsi tersebut pada Agustus 2013 mengalami kembali lonjakan uang masuk (inflow) setelah pada bulan sebelumnya mengalami lonjakan uang keluar (outflow) yang mencapai Rp3,2 triliun.

"Uang yang beredar di Riau, termasuk uang kertas dan uang logam, pada bulan Agustus untuk 'outflow' mencapai Rp1,4 triliun, sedangkan 'inflow' lebih tiggi sekitar Rp1,6 triliun," ujar Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Wilayah Riau Irwan Zubir di Pekanbaru, Selasa (24/9).

Jumlah lonjakan transaksi uang masuk tersebut, lanjut dia, juga seiring dengan terjadinya peningkatan transaksi uang keluar dan uang yang masuk di Riau dengan selisih hanya Rp0,2 triliun.

Bulan sebelumnya, terjadi lonjakan uang keluar yang tergolong fantastis di Riau dengan mencapai angka sebesar 104,84 persen atau sekitar Rp3,2 triliun, sementara uang yang masuk pada bulan Juli hanya Rp450 miliar.

Transaksi yang tergolong fantastis mengingat faktor musiman Ramadan yang jatuh pada bulan Juli dan Lebaran yang jatuh pada bulan Agustus sehingga mendorong peningkatan "outflow" pada transaksi keuangan tunai. "Kalau sekarang sudah berbeda ditunjukan dari data transaksi uang yang masuk lebih tinggi dari uang yang keluar dan menunjukkan transaksi keuangan di Riau sudah mulai stabil," katanya. [ant]