BI Riau Alami Lonjakan Inflow

NERACA

Pekanbaru - Bank Indonesia Wilayah Riau menyatakan provinsi tersebut pada Agustus 2013 mengalami kembali lonjakan uang masuk (inflow) setelah pada bulan sebelumnya mengalami lonjakan uang keluar (outflow) yang mencapai Rp3,2 triliun.

\"Uang yang beredar di Riau, termasuk uang kertas dan uang logam, pada bulan Agustus untuk \'outflow\' mencapai Rp1,4 triliun, sedangkan \'inflow\' lebih tiggi sekitar Rp1,6 triliun,\" ujar Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Wilayah Riau Irwan Zubir di Pekanbaru, Selasa (24/9).

Jumlah lonjakan transaksi uang masuk tersebut, lanjut dia, juga seiring dengan terjadinya peningkatan transaksi uang keluar dan uang yang masuk di Riau dengan selisih hanya Rp0,2 triliun.

Bulan sebelumnya, terjadi lonjakan uang keluar yang tergolong fantastis di Riau dengan mencapai angka sebesar 104,84 persen atau sekitar Rp3,2 triliun, sementara uang yang masuk pada bulan Juli hanya Rp450 miliar.

Transaksi yang tergolong fantastis mengingat faktor musiman Ramadan yang jatuh pada bulan Juli dan Lebaran yang jatuh pada bulan Agustus sehingga mendorong peningkatan \"outflow\" pada transaksi keuangan tunai. \"Kalau sekarang sudah berbeda ditunjukan dari data transaksi uang yang masuk lebih tinggi dari uang yang keluar dan menunjukkan transaksi keuangan di Riau sudah mulai stabil,\" katanya. [ant]

BERITA TERKAIT

BPS: Kota Palembang Alami Deflasi 0,17 Persen

BPS: Kota Palembang Alami Deflasi 0,17 Persen  NERACA Palembang - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan Endang Tri Wahyuningsih…

DPR: Bangsa Indonesia Alami Krisis Nilai Kebangsaan

DPR: Bangsa Indonesia Alami Krisis Nilai Kebangsaan NERACA Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai bangsa Indonesia saat ini…

Setnov Klaim Tidak Tahu Kasus PLTU Riau

Setnov Klaim Tidak Tahu Kasus PLTU Riau NERACA Jakarta - Meski dipanggil sebagai saksi, mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov)…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Janji Jaga Disparitas Suku Bunga

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) berjanji akan menjaga disparitas suku bunga (differensial interest rate) domestik…

Pertemuan IMF-World Bank Beri Dampak 0,64% ke Ekonomi Bali

    NERACA   Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan Pertemuan Tahunan IMF-WB dapat memberikan dampak…

OJK Raih WTP dari BPK

    NERACA   Jakarta - Laporan keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari…