OP Penting untuk Jaga SDA

NERACA

Jakarta – Operasi dan Pemeliharaan (OP) adalah tahapan yang penting untuk menjaga Sumber Daya Air (SDA) agar pelayanan bidang SDA, termasuk di dalamnya irigasi maupun penyediaan air baku, dapat berimplikasi positif pada masyarakat sekitar. Hal tersebut dikatakan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan – Jenebarang, Sulawesi Selatan, Agus Setiawan akhir pekan lalu.

“Saya sangat mengharapkan bahwa apapun yang kita kerjakan jangan lupa OP, memang kalau membangun kelihatan dan pemeliharaan tidak kellihatan, namun yang dirasakan oleh masyarakat adalah outcome dari sarananya itu sendiri,” jelas Agus.

Air, kata Agus, adalah tanggung jawab semua lapisan masyarakat, baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, maupun masyarakat. “Dari hulu, hilir, sampai muara ini harus kita pelihara. Masyarakat ikut bertanggung jawab terhadap air, baik dari pelestarian maupun pengelolaan, jangan sampai kita meninggalkan air mata kepada cucu kita, tapi meninggalkan mata air,” kata Agus.

Menurut Agus, saat ini terdapat 600 ribu hektar daerah irigasi (DI) di provinsi Sulawesi Selatan. Dari jumlah tersebut yang merupakan kewenangan pusat adalah 225 ribu hektar. Untuk memelihara 225 ribu hektar tersebut, BBWS Pompengan Jenebarang mempunyai anggaran OP Rp65 miliar, dari keseluruhan DIPA Rp1,2 triliun.

“OP yang di-handle itu 225 ribu hektar, dengan anggaran Rp65 miliar. Ini berarti biaya pemeliharaannya adalah Rp180 ribu/ hektar. Namun memang idealnya Angka Kebutuhan Nyata OP (Aknop)-nya saat ini adalah Rp400 ribu/hektar,” ujar Agus.

Agus mengatakan bahwa, pihaknya selalu mendorong agar pemerintah kabupaten/kota mengalokasikan anggaran untuk OP, terutama OP irigasi. Dia sering berbicara pada bupati-bupati agar selalu menganggarkan OP yang besar. Sayangnya, saat ini pemerintah kabupaten/kota masih minim dalam menganggarkan OP. [iqbal]

BERITA TERKAIT

IIF Dapat Kucuran Rp1 triliun dari JICA - Untuk Bangun Infrastruktur

    NERACA   Jakarta - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menandatangani perjanjian pinjaman sebesar ¥ 8.000.000.000 atau sekitar Rp…

Kemenkeu Kejar Utang 22 Obligor BLBI - GLOBAL BOND JAGA ARUS KAS PEMERINTAH

Jakarta-Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu terus mengejar 22 obligor penerima Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang hingga kini belum…

OJK: Sumatera Selatan Bidikan Perbankan untuk Ekpansi

OJK: Sumatera Selatan Bidikan Perbankan untuk Ekpansi NERACA Palembang - Kota Palembang, Sumatera Selatan, menjadi bidikan kalangan perusahaan perbankan untuk…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Penyaluran Dana Desa Capai Rp59,2 Triliun

      NERACA   Bogor - Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo mengatakan realisasi dana desa…

Membantah Generasi Milenial yang Terancam Tak Punya Hunian

      NERACA   Bekasi - Ada anggapan generasi milenial yang berusia di bawah 25 tahun tidak mampu mempunyai…

IBM Indonesia Berkolaborasi dengan Partner Lokal - Akselerasi Bisnis Digital

    NERACA   Jakarta - IBM Indonesia menggelar IBM Indonesia Partner Solutions Summit, yang diselenggarakan di JW Marriot Jakarta.…