Bapepam LK Tegaskan Akuisisi Indosiar Sudah Selesai

Jakarta – Ditengah desakan agar akuisisi Indosiar oleh induk SCTV dibatalkan, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) memberikan pernyataan tegas, bila proses pembelian saham PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM) oleh induknya SCTV, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) sudah tuntas.

Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan (PKP) Sektor Jasa Bapepam LK, Gontor Ryantori Azis mengatakan, proses akuisisi Indosiar oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) sudah selesai. Bahkan segala pandangan hukum dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat tidak serta merta dapat menunda pelaksanaan aksi tersebut. “Transaksinya sudah done. Tender offer sudah selesai. Jadi tidak ada penundaan, meski ada pandangan dari KPI adanya potensi pelanggaran UU lain,"katan Gonthor di Jakarta akhir pekan lalu.

Menurutnya, pandangan KPI hanya bersifat masukan kepada lembaga negara yang berwenang atas regulasi penyiaran dan frekuensi, yakni Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo).

Hingga saat ini, tegas Gonthor, tidak ada surat keberatan atas proses akuisisi dan tender offer tersebut. Termasuk permintaan penundaan pembelian saham IDKM, dari pihak Kemkominfo."Dari Kementerian Komunikasi dan Informasi tidak ada surat keberatan sampai saat ini. Jadi jalan terus,"ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat telah menyampaikan pandangan hukum resmi kepada publik terkait rencana akuisisi saham IDKM oleh EMTK, selaku induk usaha PT Surya Citra Media Tbk (SCMA/SCTV).

Dalam pandangan hukum KPI, Komosioner Bidang Infratruktur KPI Pusat, Moch Riyanto, menyampaikan, aksi korporasi ini berpotensi melanggar UU Penyiaran serta Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2005. "Rencana akuisisi EMTK atas saham IDKM milik PT Prima Visualindo, dalam kajian hukum kami memungkinkan terdapat potensi pelanggaran. Khususnya pada pasal 18 dan 34 UU Penyiaran," tandasnya.

Dalam UU serta Peraturan Pemerintah disampaikan, unsur memiliki potensi pelanggaran diversity of content serta divesity of ownership atas suatu lembaga penyiaran.

KPPU Ingatkan Soal Akuisisi

Penolakan keras soal akuisisi Indosiar juga datang dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Komisioner KPPU Erwin Syahril pernah bilang, EMTK untuk tidak arogan dan diminta untuk menaati berbagai produk undang-undang (UU), khususnya UU No 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran "KPPU tidak akan menoleril sebuah perusahaan yang melakukan akuisisi jika jelas-jelas melanggar UU. Kita harus membenahi semua sistem di negara ini agar menjadi semakin baik," tegasnya.

Menurutnya, sampai saat ini apa yang telah dilakukan EMTK dalam mengakuisisi terhadap Indosiar belum dilaporkan kepada KPPU. "Biasanya, kalau ada laporan dari staf ke komisi KPPU, kami langsung membahasnya dan mengambil sikap terkait akuisisi sebuah perusahaan. Sampai saat ini, kami belum menerima laporan itu,"ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Dirut BTN Tegaskan IKA Undip Siap Dukung Program Pemerintah - Terpilih Ketua IKA UNDIP

  NERACA Semarang - Ikatan Alumni Keluarga Universitas Diponegoro (IKA Undip) siap mendukung pemerintah dalam menyukseskan program pembangunannya seperti infrastruktur…

Mantan Ketua MK - Pemilihan Hakim Konstitusi Sudah Sesuai Prosedur

Mahfud MD  Mantan Ketua MK Pemilihan Hakim Konstitusi Sudah Sesuai Prosedur Yogyakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD…

RMBS Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar di 2018 - Akuisisi Tiara Raya Bali

NERACA Jakarta – Perusahaan properti, PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) menargetkan pendapatan di 2018 sebesar Rp120 miliar, setelah akuisisi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…