Dudi: "Harga Daging Ayam Turun Rp4.000"

Kota Sukabumi

Jumat, 20/09/2013

Sukabumi - Setelah melakukan aksi tidak berjualan selama dua hari, sejumlah para pedagang daging ayam kembali berjualan seperti biasanya. Bahkan harga daging ayam turun menjadi Rp36 ribu perkilonya dari Rp40 ribu. Penurunan harga daging ayam tersebut diakui Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Sukabumi Dudi Fathul Jawad. Dirinya menjelaskan, hasil monitoring yang dilakukannya ke sejumlah pasar yang ada di Kota Sukabumi, selain para penjual daging ayam kembali berjualan, harga daging ayam pun turun sekitar Rp4.000.

”Hasil monitoring kami tadi pagi ke sejumlah pasar yang ada di Kota Sukabumi, selain mereka berjualan lagi, harga daging ayam juga mengalami penurunan harga dimana dua hari ke belakang harga ayam sempat melambung tinggi. Mungkin penurunan harga daging ayam bisa disebabkan salah satunya oleh pasokan komoditi ini terpenuhi”, kata Dudi kepada NERACA, di ruang kerjanya, Kamis (19/9).

Dikatakan Dudi, selain harga daging ayam turun, komoditi lainnya juga ada yang mengalami kenaikan harga diantaranya harga wortel dari Rp5.000 menjadi Rp6.000 atau naik seribu rupiah. Begitu juga harga kacang hijau yang naiknya sekitar 6,25% atau dari harga semula Rp16 ribu kini menjadi Rp17 ribu. ”Kenaikkan harga bisa disebabkan oleh tingginya biaya produksi atau pasokannnya mengalami penurunan sehingga menyebabkan harga terkoreksi naik”, kata dia.

Sementara itu, lanjut dia, sebagian harga sembako yang lainnya sampai sekarang masih normal, seperti Beras Ciherang KW I tetap di harga Rp8,600, kemudian harga Minyak Goreng (Migor) Curah masih Rp10.500. Begitu juga dengan harga bawang merah dan bawang putih sama-sama tidak mengalami kenaikkan atau tetap stabil. “Komoditi yang harganya stabil, berarti suplai komoditi tersebut aman”, kata Dudi.