Pefindo Sematkan BSM Peringkat AA+

PT Bank Syariah Mandiri (BSM) mendapatkan peringkaat AA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Disebutkan, peringkat tersebut juga memberikan penilaian prospek stabil terhadap perseroan.

Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (19/9). Kata analis Pefindo Putri Amanda, Pefindo juga memberikan peringkat idAA(sy) untuk Sukuk Subordinasi Notes Mudharabah 2011 senilai Rp500 miliar yang diterbitkan perusahaan. \"Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari induk usaha, yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang mendapat peringkat idAAA berprospek stabil,\" kata dia.

Selain itu, juga didukung posisi perusahaan yang sangat kuat di segmen perbankan syariah dan profil permodalan yang kuat. Kendati demikian, peringkat tersebut dibatasi penurunan kualitas aset bank dan indkator profitabilitas yang moderat. Sementara itu, perbankan syariah yang memulai usahanya pada tahun 1999 ini mayoritas sahamnya atau mencapai 99,9 persen dimiliki BMRI dan sisanya dimiliki PT Mandiri Sekuritas, yang juga merupakan anak usaha BMRI. (bani)

BERITA TERKAIT

Indonesia Peringkat dua Penderita TBC

Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengatakan saat ini Indonesia menduduki peringkat nomor dua terbanyak penderita tuberkulosis atau TBC setelah…

LG Sematkan Wifi di Produk AC

      NERACA   Jakarta - Memasuki 2018, PT LG Electronics Indonesia (LG) menyematkan teknologi Wifi di beberapa produk…

BSM Targetkan Fee Based Hingga 50% dari Asuransi

  NERACA   Jakarta - PT Bank Syariah Mandiri menargetkan pertumbuhan pendapatan komisi (Fee Based Income) sebesar 25-50 persen dari…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kinerja Reksa Dana Saham Tumbuh Signifikan

Tiga pekan di awal tahun 2018 atau hingga 19 Januari kemarin, perusahaan jasa penyedia informasi dan riset PT Infovesta Utama…

Moody’s Sematkan Peringkat B1 Soechi Lines

Lembaga peringkat internasional, Moody's Investors Service menegaskan peringkat korporasi B1 untuk PT Soechi Lines Tbk (SOCI). Prospek rating ini stabil.…

Arwana Bidik Kapasitas Produksi Tumbuh 10%

Seiring dengan terus bertumbuhnya industri properti dalam negeri, maka permintaan pasar kemarik juga bakal terkerek naik. Oleh karena itu, melihat…