Telat MKBD, BEI Suspensi Redalindo Mandiri

Lantaran belum menyampaikan laporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) sampai batas waktu yang ditentukan, akhirnya PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi berupa penghentian sementara atau suspensi terhadap aktifitas perdagangan PT Redalindo Mandiri pada perdagangan sesi pertama kemarin.

Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (19/9). Kata Direktur BEI Friderica Widyasari Dewi, suspensi perdagangan PT Redialindo Mandiri dilakukan karena perseroan tidak menyampaikan laporan MKBD posisi 18 September 2013 sampai batas waktu yang telah ditentukan pada pukul 8.30 WIB pada 19 September 2013.

Suspensi ini dilakukan sampai dengan adanya pemberitahuan lebih lanjut. Selain itu, suspensi ini juga merujuk peraturan Bapepam dan LK Nomor V.D.5 tentang Pemeliharaan dan Pelaporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD). (bani)

BERITA TERKAIT

Percepat Dokumentasi Kredit - Bank BTN Luncurkan Web e-Mitra Operation

Dalam rangka meningkatkan kualitas kredit dan layanan kepada debitur, khususnya debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Chiefy Adi Jabat Dirut Baru Jasa Armada

Hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) memutuskan untuk merombak jajaran direksi dan…

BNI Sekuritas Bidik IPO Anak Usaha BUMN

Meskipun tahun ini tidak membawa anak usaha BUMN go public, namun PT BNI Sekuritas tengah menjajaki mandat underwriting penawaran umum…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sukseskan Target SDGs - BEI Perkuat Kemitraan Antar Perusahaan

NERACA Jakarta - Dalam rangka menyukseskan kemitraan strategis antar perusahaan di Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terus terbuka…

Kantungi Pinjaman BCA Rp 624 Miliar - Dharma Satya Terus Perluas Pembangunan Pabrik

NERACA Jakarta – Musim kemarau yang berkepanjangan, ditambah kondisi harga komoditas yang masih lesu tidak menyurutkan recana PT Dharma Satya…

Bisnis Pembiayaan CNAF Tumbuh 93,3%

NERACA Jakarta- Kendatipun bisnis otomotif diprediksi masih akan lesu hingga akhir tahun, hal tersebut tidak memberikan dampak bagi bisnis pembiayaan…