BII Finance Bakal Terbitkan MTN Rp 500 Miliar

NERACA

Jakarta – Guna meningkatkan permodalan dan pembiayaan kendaraan roda empat, PT BII Finance Center berencana menerbitkan Medium Term Notes (MTN) atau surat utang jangka pendek senilai Rp500 miliar.

Presiden Direktur BII Finance, Alexander mengatakan, dalam penyaluran pembiayaan kendaraan roda empat BII Finance saat ini masih mengandalkan dana dari induk perusahaannya, yakni PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII). Lalu selebihnya melalui penerbitan obligasi serta kas internal perseroan, “Sekitar 70% kita masih dari induk dan 30% lagi dari MTN, modal sendiri dan modal kerja. Kalau kita terbitkan MTN mungkin sekitar Rp500 miliar,”ujar dia di Jakarta, Rabu (18/9).

Menurut dia, pada tahun ini BII Finance telah menerbitkan obligasi sebesar Rp1,5 triliun dan MTN sekitar Rp 300 miliar. Tahun depan, perseroan akan kurangi pencarian dana di pasar modal karena suku bunga belum stabil. Sehingga masih lebih mengandalkan ke induk perusahaan.

BII Finance menargetkan total pembiayaan sebesar Rp 8,4 triliun hingga akhir tahun ini. Selain itu, menyambut event Indonesia Internasional Motor Show 2013, perseroan meluncurkan produk baru untuk pembiayaan mobil penumpang kelas Rp150 jutaan. Produk ini menawarkan bunga mulai dari 0% dengan tenor kredit hingga 7 tahun, “Produk ini merupakan produk pertama di Indonesia yang menawarkan kredit kendaraan hingga 7 tahun,” kata Alexander.

Soal bunga, lanjutnya, untuk enam bulan pertama dalam produk ini konsumen akan dikenakan bunga 0% dan 1 sampai 5 tahun berikutnya dikenakan bunga sebesar 6,5%. “Selanjutnya selama 2 tahun konsumen akan dikenakan bunga 7,5%,” tambahnya.

BII Finance Centre berharap, dengan produk ini konsumen bisa mendapatkan keringanan angsuran. Pasalnya, tidak semua pembiayaan kendaraan memiliki tenor hingga 7 tahun. Produk ini juga dibuat mengikuti negara-negara tetangga lainnya seperti Malaysia, Filipina dan Singapura. (bani)

BERITA TERKAIT

Lagi, CIMB Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan melakukan penawaran obligasi berkelanjutan II tahap III tahun 2017 dengan jumlah pokok Rp2…

Pariwisata Digadang-gadang Bakal jadi Penyumbang Terbesar Devisa

    NERACA   Jakarta - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan sektor pariwisata Indonesia diproyeksikan menjadi penghasil devisa terbesar pada…

ADHI Baru Serap Obligasi Rp 966,73 Miliar

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) baru menggunakan dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 sebesar Rp966,73 miliar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Targetkan Transaksi 500 Ribu Lot - Rifan Financindo Berjangka Optimis Tercapai

NERACA Surabaya - Meskipun Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Future Exchange (JFX) memangkas target transaksi 30% lantaran kondisi ekonomi…

Tingkatkan Layanan Digital - Taspen Kerjasama Sinergis Dengan Telkom

NERACA Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Taspen (Persero) bersinergi mengembangkan dan mengimplementasikan digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun…

XL Hadirkan Asisten Virtual MAYA

Dinamisnya era digital mengharuskan perusahaan untuk terus melakukan inovasi teknologi agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Tidak sebatas produk, layanan pelanggan…