SMAN 3 Denpasar Terima Anugrah IndiSchool

Sabtu, 21/09/2013

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Denpasar, Bali, mendapat anugerah IndiSchool ke-20.000 sekaligus menandai telah dipasangnya 20.000 akses poin Indonesia Digital School (IndiSchool) dari sasaran 100.000 sekolah pada 2015.

Direktur utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), Arief Yahya menyerahkan penghargaan tersebut kepada SMAN 3 Denpasar usai penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) penjualan satu juta speedy instant card antara Telkom dengan PT Telesindo di Nusa Dua..

Dia mengatakan bahwa Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di dunia pendidikan di Indonesia tidak kalah dibandingkan negara tetangga lainnya. Hal itu dibuktikan dengan kehadiran IndiSchool pada 20.000 sekolah dan Telkom berkomitmen untuk terus melanjutkan dan meningkatkan program tersebut.

“Penghargaan kepada salah satu SMAN di Pulau Dewata itu merupakan bentuk komitmen PT Telkom untuk kemajuan dunia pendidikan di Indonesia,” ujar dia.

Arief Yahya menjelaskan bahwa pihaknya telah memasang akses wi-fi IndiSchool di kota-kota besar hingga daerah pelosok dan perbatasan Indonesia. Akses IndiSchool juga dipasang pada 18 lokasi terpencil di luar dan daerah tertinggal mulai dari Sabang, Aceh, Pulau Enggono di Bengkulu, Pulau Sebatik di Kalimantan Timur, Pulau Alor di Nusa Tenggara Timur, Pulau Selayar di Sulawesi Selatan, Pulau Sepeken di Jawa Timur hingga ke Merauke.

IndiSchool merupakan gebrakan terbaru dari Telkom dalam mengembangkan layanan internet berbasis teknologi WiFi untuk komuitas sekolah. IndiSchool merupakan bagian dari rencana Telkom untuk memonetisasi Indonesia Digital Society (Indiso).

Dengan dukungan investasi dana sekitar Rp1,5 triliun, Telkom berencana membangun Wifi di 100 ribu sekolah yang ditargetkan selesai di akhir 2013, dengan biaya pembangunan WiFi tiap sekolahantara Rp10-15 juta.

Melalui program IndiSchool Telkom berharap dapat meningkatkan daya saing seluruh siswa dan pelajar Indonesia, melalui penyediaan akses internet murah di setiap sekolah. Program ini disesuaikan untuk mendapat akses Internet cepat dan murah. Khusus anak sekolah dan guru, Telkom menyediakan voucher harian dan bulanan dengan harga mulai dari 1.000 rupiah.

Dengan menyediakan akses jaringan fiber optik berkecepatan maksimal 10 mbps di seluruh sekolah, anak didik mampu merasakan nikmat dan mudahnya berinternet. Selain itu, melalui kemudahan mengakses Internet berkecepatan tinggi (broadband), pengajar juga bisa menerapkan pengajaran yang nyaman dengan mengambil contoh materi di Internet.

Seperti diketahui, terdapat tiga pendekatan yang dilakukan Telkom dalam menggarap pasar komunitas digital sekolah yaitu, pertama, CONNECTIVITY (staging-1 : Indischool, infrastruktur wifi@id di 300 ribu sekolah di Indonesia sampai dengan 2015), kedua, CONTENT (staging-2 : Indonesia Cloud of Knowledge, edu-cloud dengan fasilitas public cloud masuk di dalamnya, targetnya 1000 content pendidikan sampai dengan tahun 2015) dan ketiga, COMMUNITY (staging-3 : IndiSchool Smart Community via super portal, dengan target 1 juta user/komunitas di tahun 2015).