Waspadai Risiko Investasi Reksadana

Sejatinya, setiap jenis investasi pasti selalu disertai dengan unsur-unsur risikonya. Oleh sebab itu, sebelum berinvestasi, agar tidak menuai kerugian, sebaiknya calon investor mempertimbangkan segala faktor risiko, berikut ulasan singkatnya.

Keuntungan Tidak Dijamin

Investor harus menyadari bahwa dengan berinvestasi dalam Reksa Dana, tidak ada jaminan untuk mendapatkan pembagian dividen, keuntungan, ataupun kenaikan modal investasi.

Risiko Umum Pasar Modal

Setiap pembelian efek akan melibatkan beberapa unsur risiko pasar. Oleh karena itu, Reksa Dana mungkin rentan terhadap perubahan kondisi pasar yang merupakan hasil dari:

Risiko Efek

Ada banyak risiko efek yang dapat terjadi pada setiap efek. beberapa contohnya adalah Kemungkinan default perusahaan penerbit pada pembayaran kupon dan/atau pokok obligasi, dan implikasi dari peringkat kredit perusahaan yang di downgrade.

Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas dapat didefinisikan sebagai seberapa mudah sebuah efek dapat dijual pada atau mendekati nilai wajarnya tergantung pada volume yang diperdagangkan di bursa.

Risiko Inflasi

Risiko tingkat inflasi adalah risiko potensi kerugian daya beli investasi Anda karena terjadinya kenaikan rata-rata harga konsumsi.

Risiko Pembiayaan Pinjaman

Jika dana pembelian unit Reksa Dana didapat dari pinjaman, maka investor perlu memahami bahwa:

Risiko Ketidakpatuhan

Hal ini mengacu pada risiko terhadap Reksa Dana dan keuntungan investor yang dapat timbul karena ketidak-sesuaian terhadap hukum, aturan, peraturan, etika dan Policy and Procedure internal dari Manajer Investasi.

Risiko Manajer Investasi

Kinerja setiap Reksa Dana sangat bergantung antara lain pada, pengalaman, pengetahuan, keahlian, dan teknika/proses investasi yang diterapkan oleh Manajer Investasi, dan setiap kekurangan dari syarat tersebut akan berdampak buruk pada kinerja Reksa Dana sehingga akan merugikan investor.

Related posts