Electronic City Siapkan Dana Rp 150 Miliar - Aksi Korporasi Buyback Saham

NERACA

Jakarta - PT Electronic City Tbk (ECII), perusahan yang bergerak dibidang perdagangan barang elektronik ini akan melakukan pembelian kembali (buyback) sahamnya maksimal 20% dari modal disetor perseroan. Terkait rencana buyback ini, perseroan telah menyiapkan Rp150 miliar.

Informasi tersebut disampaikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (17/9). Untuk memuluskan buyback saham, perseroan telah menunjuk PT Jasa Utama Capital sebagai perantara pedagang efek untuk merealisasikan rencana buyback saham tersebut.

Perseroan tidak menyebutkan spesifikasi harga per saham dalam melakukan buyback ini.Diperkirakan pendapatan perseroan tidak menurun tajam karena melakukan buyback saham ini. Direktur Electronic City, Made Agus Dwiyanto mengatakan, langkah buyback tersebut akan dilakukan melalui BEI dengan transaksi yang hanya dilakukan oleh broker beli.”Dalam rencana buyback ini setiap pihak seperti komisaris, direktur dan pihak perseroan tidak diperbolehkan melakukan transaksi atas saham perseroan tersebut,” ujar dia.

Menurutnya, aksi korporasi ini sebagai respon dari kondisi pasar modal Indonesia yang mengalami fluktuasi signifikan, dimana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menurun sebesar 1.247,13 atau 23,91 persen terhitung sejak 20 Mei 2013-27 Agustus 2013. Sebagai informasi, hingga akhir semester 1 tahun ini, aset perseroan tercatat sebesar Rp732,61 miliar. Namun dengan buyback saham, aset perseroan berkurang sedikit menjadi Rp582,61 miliar. Sementara total ekuitas mencapai Rp303,2 miliar, dengan buyback saham menjadi Rp153,2 miliar. Selain itu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per akhir Juni 2013 sebesar Rp77,53 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan semester I tahun 2013, perseroan berhasil memperoleh kenaikan laba bersih 63,3% atau menjadi Rp77,53 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp47,48 miliar. Selain itu, perseroan juga mencatat kenaikan pendapatan sebesar 49,61% menjadi Rp875,49 miliar dari Rp585,19 miliar.

Beban pokok penjualan juga mengallami peningkatan sebesar 48,23% menjadi Rp704,91 miliar dari Rp475,55 miliar. Sehingga berdampak terhadap laba kotor perseroan naik 55,59% menjadi Rp170,58 miliar dari Rp109,64 miliar.

Hingga pertengahan tahun ini, total aset Electronic City tercatat Rp732,61 miliar dengan posisi kas dan setara kas Rp31,05 miliar. Sedangkan jumlah liabilitas perseroan tercatat Rp429,41 miliar dan ekuitas sebesar Rp303,2 miliar. (nurul)

BERITA TERKAIT

Jakarta Garden City Luncurkan Lifestyle Center “New East”

Jakarta Garden City Luncurkan Lifestyle Center “New East” NERACA Jakarta - Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City seluas 370…

Jakarta Garden City Luncurkan Lifestyle Center “New East”

Jakarta Garden City Luncurkan Lifestyle Center “New East” NERACA Jakarta - Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City seluas 370…

Jakarta Garden City Luncurkan Lifestyle Center “New East”

Jakarta Garden City Luncurkan Lifestyle Center “New East” NERACA Jakarta - Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City seluas 370…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Buka Kantor Perwakilan di Mataram

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kantor perwakilan di Mataram, Nusa Tenggara Barat untuk memudahkan penyebarluasan informasi dan edukasi mengenai…

Bank Jateng Terbitkan MTN Rp 1 Triliun

Perkuat likuiditas guna mendanai ekspansi bisnis di tahun depan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah alias Bank Jateng menerbitkan surat…

LPKR Bidik Dana Rights Issue Rp 600 Miliar

Butuh modal untuk mendanai ekspansi bisnis di 2018, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) pada…