ASEAN Stock Challenge Kembali Digelar

Dalam rangka meningkatkan edukasi pasar modal di kalangan mahasiswa, CIMB Group menggelar CIMB ASEAN Stock Challenge yang ke empat. Kompetisi tahunan untuk online trading melibatkan para peserta mahasiswa dari universitas di Malaysia, Indonesia, Singapura dan Thailand. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (17/9).

Head of Group Corporate Resources, CIMB Group, Hamidah Naziadin mengatakan, CIMB ASEAN Stock Challenge kembali akan menguji kecerdasan dan pengetahuan seputar pasar investasi dari para peserta muda berbakat di kawasan dengan memperebutkan gelar juara dan hadiah utama senilai US$ 12.000, “CIMB berkomitmen untuk memberikan kesempatan generasi berikutnya pengalaman istimewa sekaligus membiasakan diri dengan praktek langsung perdagangan saham di ASEAN. Mengingat kawasan ini akan semakin terintegrasi dan terkoneksi, kami percaya ajang seperti ASEAN Stock Challenge mampu mengajak peserta untuk ikut mendukung visi ASEAN dan membantu organisasi ini mewujudkan misinya,\" ungkapnya.

Disebutkan, pada saat dibukanya waktu perdagangan pada tanggal 7 Oktober 2013 nanti, peserta akan mulai melakukan simulasi perdagangan online secara \'real-time\' di empat bursa utama di negara-negara ASEAN. Masing-masing tim akan menerima modal awal virtual sebanyak US$ 80.000 untuk mereka gunakan dalam perdagangan saham yang tercatat di Bursa Malaysia, Bursa Efek Indonesia (BEI), Bursa Singapura (SGX) dan Bursa Efek Thailand (SET).

Semua tim akan berjuang untuk mencapai Net Realised Percentage tertinggi selama jangka waktu tiga minggu kompetisi dan akan berakhir pada penutupan kompetisi perdagangan pada tanggal 25 Oktober 2013.\"Selama berlangsungnya kompetisi, peserta dapat mengakses materi dari CIMB Research secara online untuk membantu mereka mendapatkan informasi-informasi aktual,\" tambahnya.

Selanjutnya, tiga tim peserta dengan nilai terbaik dari setiap negara akan dipilih untuk bertanding dalam kompetisi tingkat nasional di negara masing-masing, dan mereka wajib menyerahkan makalah strategi perdagangan dan investasi untuk bahan evaluasi. Nantinya, babak final akan diadakan di Bursa Efek Thailand (SET) di Bangkok pada 30 November 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

Menunggu Harga Pangan Stabil Kembali

Oleh: Subagyo Harga beras medium beberapa pekan ini terus naik di hampir seluruh Indonesia. Bahkan, Badan Pusat Statistik mencatat sejak…

Tavisamira Janjikan Tiga Tahun Uang Kembali - Investasi Properti di Bali

NERACA Serpong-  PT Anugerah Kasih Satu (AKS), salah satu anak usaha PT Anugerah Kasih Investama (AKI) Group yang sedang mengembangkan…

Laju IHSG Kembali Cetak Rekor 6.444,51 Point - Sentimen Perombakan Kabinet

NERACA Jakarta –Lagi, tren penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor baru di posisi 6.444,51 poin seiring dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kinerja Reksa Dana Saham Tumbuh Signifikan

Tiga pekan di awal tahun 2018 atau hingga 19 Januari kemarin, perusahaan jasa penyedia informasi dan riset PT Infovesta Utama…

Moody’s Sematkan Peringkat B1 Soechi Lines

Lembaga peringkat internasional, Moody's Investors Service menegaskan peringkat korporasi B1 untuk PT Soechi Lines Tbk (SOCI). Prospek rating ini stabil.…

Arwana Bidik Kapasitas Produksi Tumbuh 10%

Seiring dengan terus bertumbuhnya industri properti dalam negeri, maka permintaan pasar kemarik juga bakal terkerek naik. Oleh karena itu, melihat…