Tersendat, Rp26,5 Miliar Anggaran BLSM Untuk Warga - Kabupaten Kuningan

Kuningan – Pencairan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tahap II untuk warga Kuningan nampaknya tersendat, pasalnya validasi data Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang dilakukan Pemkab setempat belum beres dan masih mandeg di tingkat kecamatan, apalagi Pemkab Kuningan sat ini tengah disibukkan dengan Pilkada.

Kepala Kantor Pos Kuningan, Tiarsa Wahyudin menjelaskan, validasi data itu memang tidak semudah yang dibayangkan, karena pergantian 1.235 RTS itu harus melakukan mekanisme musyawarah di desa. “Selian itu juga harus dilakukan pengajuan ke Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TN2PK), setelah itu dilaporkan pula ke Kemensos, baru setelah semua beres turun KPS (Kartu Perlindungan Sosial). Pada prinsipnya kantor pos sudah siap menyalurkan,” kata Tiarsa.

Dijelaskannya, sebelumnya pihak pos sudah menyiapkan jadwal yakni penyaluran dimulai pada tanggal 3-24 September. Dengan adanya penundaan tersebut, maka penyuluran diganti ke tanggal 6-27 September.

“Sebenarnya kalau Pemkab Kuningan tidak melakukan validasi data, saat ini juga sudah bisa dicairkan. Namun, karena belum beres verfikasi dan validasinya, terpaksa Kami undur,” katanya.

Disebutkan Tiarsa, dari total penerima 88.379, terserap 96,99 %. Rinciannya, 85.715 sudah disalurkan, 1.430 RTS belum mencairkan dengan berbagai alasan. Sedangkan yang 1.235 dikembalikan karena tidak layak, meninggal, dan pindah tempat tinggal.

Sementara itu, untuk penyaluran BLSM sebesar Rp 300 ribu perRTS dilakukan secara bergilir dan tidak dilakukan secara serentak, dengan total anggaram sebesar Rp, 26, 5 milyar untuk dua bulan persatu tahun, yakni dicairkan bulan Agustus dan September.

BERITA TERKAIT

Warga Depok Kesulitan Ingin Dapatkan Imunisasi Difteri

Warga Depok Kesulitan Ingin Dapatkan Imunisasi Difteri NERACA Depok - Sejumlah warga di Kota Depok kesulitan ingin mendapatkan imunisasi difteri…

BI Dorong Jakarta Tingkatkan Anggaran Sektor Pariwisata

    NERACA   Jakarta - Anggaran pemerintah DKI Jakarta untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dinilai perlu ditingkatkan karena…

KKP Realisasikan Asuransi Untuk Pembudidaya Ikan Kecil - Akuakultur

NERACA Jakarta- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merealisasikan program Asuransi Perikanan bagi pembudidaya ikan kecil. Program tersebut merupakan kerjasama antara…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

KABUPATEN TANGERANG - PDAM Targetkan Januari 2018 Pelayanan Pesisir Beroperasi

KABUPATEN TANGERANG PDAM Targetkan Januari 2018 Pelayanan Pesisir Beroperasi NERACA Tangerang - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kerta Raharja…

Presiden Jokowi Direncanakan Kembali Kunjungi Sukabumi - Resmikan Groundbreaking Jalur Ganda KA Sukabumi-Bogor

Presiden Jokowi Direncanakan Kembali Kunjungi Sukabumi Resmikan Groundbreaking Jalur Ganda KA Sukabumi-Bogor NERACA Sukabumi - Presiden Joko Widodo dikabarkan akan…

Jabar Terus Lakukan Akselerasi Penyerapan ABPD 2017

Jabar Terus Lakukan Akselerasi Penyerapan ABPD 2017 NERACA Bandung - Sekda Provinsi Jawa Barat (Jabar) Iwa Karniwa mengatakan menjelang akhir…