Puluhan Pedagang Daging Ayam Akan Demo - Kota Sukabumi

Sukabumi - Tingginya harga daging ayam broiler di Kota Sukabumi yang saat ini tembus Rp40 ribu/kg, membuat puluhan pedagang daging ayam akan melakukan aksi demo tidak berjualan di seluruh pasar yang ada di Kota Sukabumi selama dua mulai Selasa sampai Rabu (17-18/9). Bahkan, para pedagang tersebut tidak akan mengambil Delivery Order ( DO) ke pengusaha ternak ayam. Bahkan, puluhan pedagang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengusaha Unggas Sukabumi (Fokpusi) sudah mengeluarkan surat edaran tentang aksi mogok tersebut.

Rencana aksi mogok tersebut dibenarkan Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Sukabumi, Dudi Fatul Jawad. Aksi mogok yang dilakukan para pedagang daging ayam tersebut, kata dia, disebabkan melambungnya harga ayam dari pengusaha ternak Sukabumi, rendahnya daya beli masyarakat terhadap daging ayam, dan maraknya persaingan curang antar pedagang di pasar. “Itu yang saya tahu melalui surat edaran yang tadi pagi saya terima dari Fokpusi tersebut”, tukas dia.

Dirinya juga ikut prihatin dan menyayangkan adanya aksi tersebut, meski pihaknya tidak bisa melarang, karena haknya para pedagang. Namun, sejumlah upaya akan dilakukan pihaknya. \"Kami akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dengan meningkatkan impor daging dan melakukan operasi pasar,\" katanya kepada NERACA di ruang kerjanya, Senin (16/9).

Selain itu, Dudi juga mengharapkan kepada para pedagang, yang tidak berjualan agar tidak melakukan sweeping atau hal-hal lainnya, kepada sejumlah pedagang yang tetap berjualan dengan terciptanya kondusifitas Kota Sukabumi. \"Kami sudah melakukan koordinasi dalam pengamanan dan stabilitas yang terjadi dengan berbagai pihak yakni Polres Sukabumi Kota dan Satpol-PP Kota Sukabumi,\" tegasnya.

Related posts