MNC Realisasikan Buyback Saham Rp 15 Miliar

Senin, 16/09/2013

NERACA

Jakarta - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) telah melakukan pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp15 miliar. Jumlah saham yang beli kembali perseroan sebanyak 5 juta lembar saham, dengan harga rata-rata per saham sebesar Rp3 ribu. Transaksi buyback dilakukan pada 12 September 2013.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin. Disebutkan, tindakan buyback ini, merujuk kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor ; 2/POJK.04/2013 tanggal 23 Agustus 2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Peraturan Publik Dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan (Buyback).

Sebelumnya, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) yang telah melakukan buyback 13,67 juta saham dengan harga Rp1.694 per saham. Direktur PT Global Mediacom Tbk, Oerianto Guyandi mengatakan, dengan adanya buyback tersebut, perseroan menggelontorkan dana mencapai Rp23,17 miliar dan transaksi tersebut dilakukan pada 30 Agustus 2013. Dalam aksi buyback sahamnya, perseroan telah menunjuk PT MNC Securities (terafiliasi) sebagai perantara perdagangan efek dan akan dilakukan melalui BEI dan cara yang lainnya.

Setelah melakukan buyback, perseroan akan menyimpan saham tersebut sebagai treasury stock dan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Nantinya, perseroan dapat menggunakan treasury stock untuk hal-hal lain yang mungkin diperlukan termasuk dijual kembali setelah kondisi pasar membaik dengan harga baik dan pembiayaan dalam bentuk utang yang bersifat ekuitas seperti nilai tukar serta alat tukar untuk investasi perseroan di masa yang akan datang.

Asal tahu saja, ketiga grup usaha MNC telah mengajukan buyback saham. Selain PT Media Nusantara Citra Tbk dan PT Global Mediacom Tbk yang telah melakukan buyback, kedepannya juga bakal dilakukan PT MNC Land Tbk (KPIG) dan PT MNC Investama Tbk (BHIT). Perseroan menunjuk PT MNC Securities sebagai perantara pedagang efek atas rencana buyback ini. (bani)