Harga Beras Mulai Naik Lagi

NERACA

Bandung - Menjelang Ramadhan 2011 sejumlah harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Di antaranya, harga jual komoditi beras.

"Memang, hampir setiap menjelang Ramadhan, terutama tradisi munggah, terjadi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras. Tradisi itu membuat adanya kenaikan permintaan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Jabar, Ferry Sofwan.

Ferry mengatakan sampai saat ini, pihaknya masih menunggu laporan setiap kota dan kabupaten mengenai perkembangan harga jual kebutuhan pokok. Laporan itu tidak hanya dalam hal harga jual, tetapi juga pasokan dan ketersediaan.

“Kami pun menunggu informasi Perum Bulog, utamanya, mengenai ketersediaan komoditi beras, termasuk untuk program beras miskin (raskin)," sambungnya.

Ferry menyatakan mengacu pada harga jual beras di beberapa pasar tradisional Kota Bandung, seperti Pasar Kosambi, Sederhana, dan Kiaracondong, memang, terjadi kenaikan harga.

Berdasarkan hasil monitoring dalam satu pekan terakhir harga beras di tiga pasar tradisional Kota Bandung itu naik Rp 240 per kilogram. Saat ini harga beras standar rata-rata sekitar Rp 6.840 per kilogram.

“Kenaikan itu masih tergolong wajar. Tapi pemantauan dan berbagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga jual melebihi 10 persen tetap dilakukan,”tandas dia.

Meski harga mulai merangkak naik, namun ketersediaan beras masih aman. Seandainya memang kebutuhannya semakin banyak sedangkan ketersediaan kurang mencukupi, pemerintah pusat membuat kebijakan, yaitu melakukan impor dari Thailand dan Vietnam.

BERITA TERKAIT

38 Titik Telah Terapkan BBM Satu Harga

  NERACA   Jakarta - PT Pertamina (Persero) telah mencapai titik ke 38 dari program bahan bakar minyak (BBM) satu…

NH Korindo Rekomendasi Beli Saham PPRO - Harga Wajar Rp 260 Persaham

NERACA Jakarta - Nilai wajar harga saham PT PP Properti Tbk (PPRO) mencapai Rp260 per unit, lebih tinggi sekitar 32%…

Kulik Spesifikasi dan Kecanggihan Redmi Note 5A - Ponsel Harga Terjangkau

Xiaomi selama tahun-tahun belakangan ini terkenal menghadirkan ponsel yang lebih murah dibandingkan merk lain, namun, dengan spesifikasi yang tidak kalah…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Realisasi Ekspor Kabupaten Sukabumi Hingga Oktober Capai 8,57 Persen

Realisasi Ekspor Kabupaten Sukabumi Hingga Oktober Capai 8,57 Persen NERACA Sukabumi – Seksi Perdagangan Luar Negeri (PLN) pada Bidang Perdagangan…

KABUPATEN SUKABUMI - Ribka Ajak Warga Ikut Program KB

KABUPATEN SUKABUMI Ribka Ajak Warga Ikut Program KB NERACA Sukabumi - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi IX, Ribka…

Ekspor Banten Oktober Naik 6,23 Persen

Ekspor Banten Oktober Naik 6,23 Persen NERACA Serang - Nilai ekspor Banten Oktober 2017 naik 6,23 persen dibandingkan bulan sebelumnya…