Biaya Eksplorasi BUMI Capai US$5,18 Juta

NERACA

Jakarta- Manajemen PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengaku telah menghabiskan dana sebesar sebesar US$514,262 hingga Agustus 2013 untuk kegiatan eksplorasi yang dilakukan anak usahanya, Kaltim Prima Coal (KPC) di daerah Pit Inul East, Mustahil, Melawan West, Kanguru Extension dan Pit B Bengalon. Jumlah tersebut masih di bawah dari dana yang dianggarkan perseroan untuk kegiatan eksplorasi ini sebesar US$726,032.

Informasi tersebut disampaikan Direktur sekaligus Sekretaris Perseroan, Dileep Srivastavan dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (12/9). Disebutkan, untuk kegiatan eksplorasi yang dilakukan perseroan secara year to date mencapai US$5,181,805 dari dana yang dianggarkan sebesar US$6,242,689. Pengeboran dilakukan dengan menggunakan metode pengeboran lubang terbuka (open hole) dan lubang inti (cored hole).

Hingga kini geophysical logging telah selesai dilakukan di hampir semua lubang bor. Termasuk pemetaan lapangan untuk singkapan batubara dan struktur geologi. Pengeboran di daerah Pit Inul East (PN1&PN4) mencapai 90%, sementara Pit B/C- 56%. Adapun Pit Kanguru Extension-51% dan Pit Melawan west-13%.

Pengeboran tersebut dilakukan untuk menentukan batas oksidasi secara rinci, batas zona terbakar, batas daerah washout, kualitas batubara dan NAG (Potensi Pembentukan Air Asam Tambang) dari semua batuan sedimen pada urutan penambangan. Jumlah meter total pengeboran yang telah selesai dilakukan adalah 21.278,80 meter terdiri dari 36 lubang terbuka dan 14 lubang inti.

Rencananya, pada September ini perseroan masih akan melanjutkan kegiatan eksplorasi selanjutnya di Pit Inul East, Pit Kanguru Extension, Pit Melawan West dan Pit B/C. Targetnya, pada tahun ini perseroan dapat melakukan penjualan batu bara 74 juta ton meskipun sebelumnya proses penambangan di dua area milik anak usahanya, yaitu PT Arutmin Indonesia di Senakin dan Setui berhenti sementara. (lia)

BERITA TERKAIT

BJB Optimistis Capai Target Laba

      NERACA   Bandung - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) optimistis akan…

Hadir dengan Produk Inovatif, AQUA Japan Optimistis Capai Target Market 32% pada 2018

Hadir dengan Produk Inovatif, AQUA Japan Optimistis Capai Target Market 32% pada 2018 NERACA Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia berdasar…

Pemkot Depok Bantu Biaya Sekolah Siswa Miskin

Pemkot Depok Bantu Biaya Sekolah Siswa Miskin NERACA Depok - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan membantu biaya sekolah siswa miskin…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…