Regulator Harus Ciptakan Iklim Kondusif - Memajukan Perbankan Syariah

NERACA

Jakarta - Senior Vice President PT Bank Syariah Mandiri, Eka B Danuwirana, mewakili industri perbankan syariah, meminta Otoritas jasa keuangan (OJK) untuk menciptakan iklim kondusif melalui konsolidasi antarlembaga agar industri perbankan syariah di Indonesia maju. Selain itu, kata dia, agar tercipta suasana kondusif regulator juga diminta membuat struktur organisasi yang memadai.

Hal itu sangat penting dilakukan karena perbankan syariah memiliki konsep ekonomi yang merakyat dan seharusnya bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Secara prinsip, konsep syariah menciptakan kesejahteraan untuk rakyat.

“Karena porsi pembiayaan nonkorporasi bank syariah juga lebih pro kepada usaha kecil menengah (UKM). Selain itu pertumbuhan bank syariah lebih cepat dibanding bank umum,” tutur Eka di Jakarta, Selasa (10/9). Lebih lanjut dirinya memproyeksikan jika perbankan syariah akan tumbuh pesat pada 2020 mendatang.

Dengan demikian, perbankan syariah masih membutuhkan sekitar 20 ribu karyawan baru untuk menjalankan aktivitas perbankan hingga tujuh tahun ke depan. Saat ini, posisi perbankan syariah tumbuh 35%. Hal ini, sambung Eka, merupakan pertumbuhan yang luar biasa dari sesuatu yang kecil. Pasalnya, pangsa pasar atau market share perbankan syariah hanya 5% dari perbankan nasional.

Di tempat yang sama, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, M Soleh Nurzaman, juga mengakui bila industri keuangan syariah saat ini masih terbilang kecil, lantaran masyarakatnya yang masih belum peduli dengan produk-produk perbankan syariah.

“Untuk menjadi besar atau kecil, pilihannya ada di masyarakat sendiri. Mungkin ada yang menganggap nama produknya susah. Tapi saya pikir tidak hanya sekadar nama karena sebagian masyarakat tidak masalah dengan itu. Secara sistem keuangan, syariah bisa menjadi alternatif yang bagus kok,” ungkap Soleh. [sylke]

BERITA TERKAIT

BJB University Diharapkan Ciptakan Banker Bertaraf Internasional

      NERACA   Bandung - Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan meresmikan BJB University sebuah tempat pelatihan dan…

Pengelolaan Hutan Indonesia Mendukung Pencapaian Netralitas Iklim Dunia - Menteri Siti Nurbaya

Pengelolaan Hutan Indonesia Mendukung Pencapaian Netralitas Iklim Dunia Menteri Siti Nurbaya NERACA Roma - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr.…

Pembiayaan BTPN Syariah Tumbuh 19,1%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPN Syariah) hingga akhir Juni 2018 membukukan pembiayaan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,25%

      NERACA   Jakarta - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 18-19 Juli 2018 memutuskan untuk…

Kredit BTN Tumbuh 19,14%

      NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan peningkatan penyaluran kredit sebesar 19,14% secara…

Laba Bank Jatim Tumbuh 5,01%

      NERACA   Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mencatatkan laba bersih mengalami…