Ristia Mahkota Buyback 65,34 Juta Saham

Sesuai dengan surat edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) soal pembelian saham kembali (buyback), PT Ristia Mahkota Bintang Sejati Tbk (RBMS) berencana melakukan buyback saham sekitar 65,34 juta saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (10/9).

Dana pembelian kembali saham diperkirakan sekitar Rp8,16 miliar. Jumlah pembelian kembali saham itu akan dilakukan maksimal sejumlah 20% dari seluruh jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan. Demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/9/2013).

Perseroan akan menunjuk PT Harita Sekuritas sebagai perantara pedagang efek yang akan melakukan pembelian kembali saham. Aksi pembelian kembali saham ini diharapkan dapat meningkatkan nilai laba bersih per saham secara berkelanjutan. Adapun latar belakang perseroan melakukan pembelian kembali saham ini mengingat perseroan telah meningkatkan laba dan memelihara kecukupan likuiditas. Perseroan mengaku, kegiatan usaha perseroan memperlihatkan pertumbuhan pesat dan arus kas signifikan.

Setelah melakukan pembelian kembali saham ini, perseroan akan menyimpan saham yang telah dibeli kembali sebagai treasury stock. Meskipun demikian, terhadap treasury stock, perseroan dapat melakukan peralihan dengan menjual baik di bursa efek dan di luar bursa efek, ditarik kembali dengan cara pengurangan modal, pelaksanaan employee stock option plan, pelaksanaan konversi utang menjadi saham, dan pelaksanaan waran.

BERITA TERKAIT

BEI Kembali Perdagangkan Saham GTBO

Sejak disuspensi di 2015 lalu, kini PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO)…

MNC Investama Bayar Utang US$ 215 Juta

Pangkas beban utang, PT MNC Investama Tbk (BHIT) berencana melunasi pinjaman berdenominasi dollar AS yang segera jatuh tempo. Perusahaan tercatat…

Sriboga Raturaya Bidik Dana US$ 150 Juta - Gelar IPO di Semester Satu 2018

NERACA Jakarta - Minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal cukup besar, kali ini datang dari pengelola jaringan resto…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…