Lakukan Bintek Laporan Kegiatan Usaha Tambang - Dinas PESDM Kabupaten Sukabumi

Sukabumi - Guna memperbaiki citra pertambangan, Dinas Pengelolaan Energi Sumber Daya Mineral (DPESDM) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melaksanakan bimbingan teknik kegiatan pelaporan kegiatan usaha pertambangan selama dua hari, yang diikuti puluhan pengusaha tambang, di Hotel Sukabumi.

Kepala Dinas PESDM, Ir. Adi Purnomo, saat pembukaan kegiatan Senin (10/9) mengatakan, dunia pertambangan selalu dicitrakan negatif oleh kalangan masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pemerhati lingkungan, dengan isu merusak lingkungan.

Hal itu ditambah adanya penambangan sporadis dan tidak terencana, kewajiban reklamasi yang tidak dilaksanakan, akses jalan umum yang terganggu, air sungai yang berubah kondisi, kontribusi yang tidak sebanding, memperkuat pandangan negatif terhadap dunia pertambangan.

Padahal, lanjut usaha pertambangan memberikan kontribusi cukup besar bagi daerah. “Manfaatnya, dengan adanya data penyelidikan, Pemda menajdi memiliki aset tidak hanya berupa data potensi mineral. Tetapi juga data kondisi wilayah yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan tata ruang,” ujar Adi Purnomo.

Selain itu, adanya konversi nilai ekonomi sosial dan budaya dari kegiatan pertambangan melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR). “Tentunya dengan adanya usaha pertambangan ini, adanya transformasi wawasan, pengetahuan dan tekhnologi yang dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia,” pungkas dia.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas PESDM juga mengingatkan para Kepala Tekhnik Tambang (KTT) memiliki peran penting meningkatkan pemahaman mengenai pelaporan usaha pertambangan. “Kami harapkan kewajiban pelaporan usaha pertambangan dapat dipenuhi sesuai amanat undang-undang,” kata Adi Purnomo.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta yang terdiri dari pengusaha tambang, mendapat pemaparan materi dari para pembicara yang keseluruhan dari Dinas PESDM, meliputi tata cara rencana kerja tahunan tekhnik dan lingkungan, dengan pemateri Mukhsin Badrusalam.

Selain itu, para peserta juga di berikan arahan tentang teknis penyusunan laporan rencana kerja dan anggaran biaya dan laporan produksi dengan pemateri, Yuswandi ST. Kemudian materi bimbingan tekhnik pelaporan kegiatan usaha pertambangan oleh Zaki Zain, serta materi hak dan kewajiban KTT dengan pemateri, Agus Permana.

BERITA TERKAIT

BEI Jatuhkan Sanksi Denda Rp 200 Juta AISA - Telat Beri Laporan Keuangan

NERACA Jakarta - Selain perdagangan sahamnya masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), kini PT Tiga Pilar Sejahtera Foods…

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih - Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket NERACA Sukabumi -…

Puluhan Koperasi di Sukabumi Terancam Dibubarkan

Puluhan Koperasi di Sukabumi Terancam Dibubarkan NERACA Sukabumi - Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengancam…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Presiden: PDB Koperasi Meningkat Jadi 4,48%

Presiden: PDB Koperasi Meningkat Jadi 4,48% NERACA Tangerang - Presiden Joko Widodo mengaku sangat senang perkembangan koperasi Indonesia sudah mulai…

Resmi Dibuka, Pameran Mega Industri Targetkan 15.000 Pembeli Potensial

Resmi Dibuka, Pameran Mega Industri Targetkan 15.000 Pembeli Potensial NERACA Jakarta - Pameran One Mega Industrial Series 2018 resmi dibuka…

Sebagian Warga di 6 Desa di Halmahera Utara Telah Mencoblos

Sebagian Warga di 6 Desa di Halmahera Utara Telah Mencoblos NERACA Jakarta - Sekretaris Desk Pilkada Kementerian Dalam Negeri, Akmal…